Timnas Indonesia U-23 vs PS Tira Persikabo, Ketum PSSI: Pemain Dilarang Selebrasi Berlebihan

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 05 Maret 2021 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 51 2372972 timnas-indonesia-u-23-vs-ps-tira-persikabo-ketum-pssi-pemain-dilarang-selebrasi-berlebihan-ZcHXxGOZiP.jpeg Ketum PSSI, Mochamad Iriawan. (Foto: PSSI)

JAKARTA PSSI akhirnya mengantongi izin dari pihak kepolisian terkait laga uji coba antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 melawan PS Tira Persikabo pada Jumat (5/3/2021) pukul 20.00 WIB. Laga uji tersebut pun akan menjadi pertandingan pertama yang ditayangkan di televisi kembali setelah terakhir kali disiarkan secara langsung pada Maret 2020.

Tentu sudah diizinkannya menggelar pertandingan sepakbola, apalagi disiarkan di televisi seperti memberikan angin segar untuk sepakbola Tanah Air. Laga uji coba Timnas Indonesia U-23 melawan PS Tira Persikabo dan Bali United yang digelar Minggu 9 Maret 2021 pun menjadi awalan yang baik sebelum Piala Menpora 2021 dimulai.

Sebab itulah PSSI akan memantau pertandingan uji coba itu dengan sangat baik. Federasi Sepakbola Indonesia itu pun akan menarapkan berbagai peraturan yang ketat, yang tentunya sesuai protokol kesehatan berdasarkan saran Gugus Tugas Covid-19.

Baca Juga: Terkait Laga Uji Coba Timnas Indonesia U-23, Ketum PSSI: Bukan Batal, tapi Ditunda

Timnas Indonesia U-23

Seperti halnya setiap pemain dan staf tim bakal dilakukan tes Covid-19 serta adanya pembatasan jumlah orang yang hadir di dalam Stadion Madya, Jakarta, tempat pertandingan laga uji coba tersebut.

Menariknya, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, juga mengatakan ada peraturan terkait selebrasi pemain saat berhasil mencetak gol. Ia mengatakan berpelukan tidak boleh karena demi menghindari adanya kerumunan.

Tentu peraturan itu cukup menarik mengingat di sepakbola Eropa banyak pemain yang bebas melakukan selebrasi seperti biasa. Alhasil, Iriawan pun mendapatkan sebuah pertanyaan dari awak media terkait apakah hal tersebut tidak berlebihan?

Iriawan pun dengan santai menjawab semua itu demi mentaati protokol yang sudah ada. Iriawan juga mengatakan peraturan itu bisa berubah sewaktu-waktu, jadi laga Timnas Indonesia U-23 vs PS Tira Persikabo nanti akan menjadi bahan evaluasi PSSI.

Satu hal yang pasti, Iriawan tak mau gara-gara selebrasi berlebihan sambil berkerumunan membuat pertandingan sepakbola kembali ditunda karena melanggar protokol kesehatan. Iriawan menyebut untuk mendapatkan izin menjalankan pertandingan sepakbola saja sudah sangat sulit, jadi ia tak mau sepakbola ditunda lagi.

Ketum PSSI, Mochamad Iriawan

Lagipula, Iriawan juga tak mau masyarakat yang menonton pertandingan Timnas Indonesia U-23 vs PS Tira Persikabo menilai berkerumunan diperbolehkan karena para pemain saja boleh berpelukan. Jadi, ia mau semuanya menurut peraturan yang ada.

“Untuk masalah elebrasi sudah diatur. Jangan sampai ada kerumunan. Kita tahu bahwa semua pemain sudah dites dan pasti aman. Akan tetapi, kami menghargai situasi yang ada saat ini,” kata Iriawan di konferensi pers, Jumat (5/3/2021).

“Kita lihat saat pertandingan nanti (Timnas Indonesia U-23 vs PS Tira Persikabo). Apakah perlu direvisi atau tidak. Kami perlu berhati-hati apalagi nanti dilihat masyarakat dan bisa saja timbul pertanyaan kok main sepakbola bebas berkerumunan. Karena itulah ada larangan selebrasi berpelukan,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini