Liga 1 2021 Dimulai Setelah Turnamen Pramusim, Menpora: Tinggal Tunggu Izin Polri

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Senin 15 Februari 2021 18:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 15 49 2362510 liga-1-2021-dimulai-setelah-turnamen-pramusim-menpora-tinggal-tunggu-izin-polri-5Pa1HAkdMA.jpg Suasana rapat yang dipimpin Menpora Zainudin Amali. (Foto: Kemenpora)

MEDAN - Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menyebut keputusan dapat menggulirkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2, kini berada di tangan Kepolisian (Polri). Kepolisian saat ini tengah mempelajari proposal penerapan protokol kesehatan yang diajukan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator liga.

Zainudin menjelaskan, beberapa hari lalu ia telah memimpin rapat koordinasi dalam rangka menggerakkan kembali kegiatan keolahragaan di Indonesia. Rapat itu dihadiri unsur dari Polri, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Satugan Tugas Covid-19 serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menpora

(Suasana rapat PSSI, Menpora, Polri dan stakeholder yang lain)

Dalam pertemuan itu, PSSI dan PT LIB telah memaparkan perencanaan pelaksanaan seandainya kompetisi sepakbola dimulai lagi. Di antaranya terkait penerapan protokol kesehatan.

"Selanjutnya kami serahkan kepada Polisi untuk mempelajari kesiapan dari PSSI dan PT LIB itu. Tapi secara umum, jika nanti itu diizinkan, maka pertama, itu adalah pertandingan dalam bentuk turnamen pramusim. Karena dia akan terpotong oleh puasa. Setelah itu, baru nanti akan diadakan kompetisi," kata Zainudin usai memimpin rapat koordinasi persiapan PON 2024 Sumut-Aceh di Medan, Senin (15/2/2021)

Turnamen pramusim ini, jelas Zainudin, juga sebagai ajang uji coba seberapa disiplinnya penerapan protokol kesehatan. Pertandingan akan digelar tanpa penonton dan semua orang masuk ke tempat pertandingan, dibatasi jumlahnya dan harus jelas unsurnya masing-masing.

BACA JUGA: Jika Liga 1 2021 Digelar, Ketum PSSI: Laga Tanpa Penonton, Suporter Tak Boleh Adakan Nobar dan Berkerumun

"Tidak boleh ada suporter yang tidak di tempat pertandingan tapi berkeliaran. Tidak ada nonton bareng yang dapat menciptakan kerumunan. Kita tidak ingin ada klaster baru dari kerumunan nonton bareng," lanjut Zainudin.

Namun, Zainudin meminta agar pertandingan yang digelar dapat disaksikan langsung oleh masyarakat. Untuk itu akses siaran pertandingan diminta untuk diperluas.

Zainudin Amali

"Imbauan saya kepada suporter, berikan dukungn anda dalam bentuk doa. Tidak perlu datang ke tempat pertandingan, karena saksinya berat," tukasnya.

Zainudin pun berharap Polisi dapat segera menyelesaikan evaluasi mereka terhadap proposal yang diajukan PSSI dan PT LIB agar kompetisi dapat segera bergulir.

"Saya percaya kepolisian akan mempertimbangkan dengan sebaik-baiknya," tutup Zainudin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini