Mohamed Salah Buat Skuad Liverpool Frustrasi

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 09 Februari 2021 06:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 45 2358882 mohamed-salah-buat-skuad-liverpool-frustrasi-pYvCnUPxCv.jpg Mohamed Salah. (Foto/Reuters)

LIVERPOOL Mohamed Salah dianggap membuat skuad Liverpool frustrasi. Pernyataan tersebut disampaikan pandit sepakbola, Gary Neville setelah The Reds mengalami kekalahan dari Manchester City.

Liverpool dihancurkan Manchester City dengan skor 4-1 pada pekan ke-23 Liga Inggris 2020-2021 di Stadion Anfield pada Sabtu 6 Februari 2021 dini hari WIB. Istri Fabinho, Rebeca Tavares, selepas laga mengamuk kepada seorang fans The Reds karena tidak memberikan dukungan.

Foto/Reuters

Man City membuka keran gol melalui sepakan Ilkay Gundogan empat menit memasuki babak kedua. Ia mencetak gol menyambar bola muntah hasil tembakan Foden yang tak dihentikan sempurna oleh Alisson sebelumnya.

Baca juga: Jamie Carragher Masih Yakin Liverpool Juara Liga Inggris 2020-2021

Baca juga: Kans Pertahankan Gelar Liga Inggris Mulai Goyah, Ini Kata Kapten Liverpool

Liverpool berusaha bangkit lewat gol Mohamed Salah dari itik putih. Hanya saja, tim tuan rumah kembali kebobolan. Gundogan membuat Man City ungugul 2-1 pada menit ke-73.

Tiga menit kemudian, Raheem Sterling menambahl gol Man City. Pada menit ke-83, Liverpool semakin terpuruk usai Foden mengunci kemenangan setelah mencetak gol lewat aksi individual.

Kekalahan tersebut membuat Liverpool semakin tertinggal dari Man City. Liverpool kini berada di peringkat keempat tertinggal 10 di Man City.

Kedatangan Thiago Alcantara mendapat kritik karena merubah gaya permainan Liverpool. Namun, Neville meyakini kesalahan juga terletak pada Mohamed Salah.

“Mereka tentatif. Mereka terlalu memainkan banyak operan, mereka tidak menyerang secara langsung,” katanya mengutip Mirror.

Foto/Reuters

"Itu akan mengarah ke Thiago, saya tidak berpikir itu hanya kesalahan dia, itu fakta bahwa di seluruh tim mereka lebih aman.”

“Tim Liverpool selama tiga tahun terakhir luar biasa, tetapi mereka bermain dengan penuh risiko sepanjang pertandingan.”

“Tapi Salah, berapa kali dia melakukan operan di daerah lawan, dia tidak mencoba mencoba melewati pemain lawan. Itu membuat frustrasi. Anda melihat rekan satu timnya frustrasi. Mane juga, Firmino.

“Umpan langsung ke mereka tidak ada. Risiko dalam permainan mereka tidak ada. Bola terobosan dalam permainan mereka tidak ada,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini