Pelatih Persib Pilih Bertahan di Bandung Dibanding Pulang ke Belanda

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 29 Januari 2021 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 49 2353069 pelatih-persib-pilih-bertahan-di-bandung-dibanding-pulang-ke-belanda-lbQKlRtxT7.jpg Robert Alberts. (Foto/Persib Bandung)

BANDUNG - Pelatih Persib, Robert Alberts memilih untuk tetap bertahan di Bandung sambil menunggu kepastian kompetisi. Robert mengaku tak mau ambil risiko dengan bepergian ataupun pulang ke kampung halamannya di Belanda.

Kasus pandemi virus corona yang belum menurun menjadi salah satu alasan Robert bertahan di kota kembang. Selain itu, dia mengungkapkan bahwa Bandung juga merupakan rumahnya.

"Saya memilih untuk tetap di Bandung. Karena Bandung juga rumah saya. Saya belum ada rencana dalam waktu dekat ini untuk pulang ke Belanda," ujar Robert mengutip laman Persib, Jumat (29/1/2021).

Foto/Persib Bandung

Saat ditanyai mengenai kompetisi 2021, Robert mengaku belum bisa berkomentar. Ia hanya berharap ada kabar gembira terkait dengan masa depan sepakbola Indonesia.

Baca juga: Perbandingan Jakarta International Stadium dan Stadion Bandung Lautan Api

"Belum ada kabar apa pun. Jadi saya juga tidak bisa memberikan komentar apapun sejauh ini. Kita hanya berharap yang terbaik," tambah eks pelatih PSM Makassar tersebut.

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi telah menghentikan kompetisi Liga 1 2020 yang baru berjalan tiga laga. Penghentian dikarenakan kondisi kasus virus corona yang masih meningkat.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan keputusan penghentian Liga 1 setelah Exco PSSI mendapat masukan dari klub Liga 1 dan 2. Seperti diketahui pemilik peserta klub Liga 1 dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator Liga 1 2020 pada 15 Januari 2021.

Foto/Persib Bandung

Menyikapi keputusan PSSI, Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts menilai keputusan PSSI sudah tepat. Menurutnya, memang kurang maksimal jika kompetisi 2020 dipaksakan. Terlebih, Liga 1 2020 sudah tak bergulir hampir satu tahun, perlu waktu untuk tim melakukan persiapan.

"Saya sudah menyinggung soal ini pada Desember lalu ketika kita mulai mendapat kabar Liga tidak akan dimulai pada Februari. Jadi, kami pun tidak menggelar latihan di Januari," kata dia.

"Keputusan untuk tidak melanjutkan Liga 1 2020 dalam pandangan saya adalah keputusan yang tepat. Sehingga, sekarang kita semua bisa fokus kepada hal lain, hal yang lebih positif," ucapnya.

Terkait tidak adanya juara dan degradasi, Robert tidak mempersoalkannya. Sebab, kondisi saat ini sulit buat semua klub, termasuk klub Liga 2.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini