PEMAIN sepakbola identik dengan harta yang melimpah karena mendapatkan keakyaan dari bayran gaji yang super mahal serta mendapatkan dana dari pihak sponsor. Beberapa di antaranya juga menghasilkan uang berkat menjadi brand ambasador brand ternama.
Namun, di balik kehidupan pesepakbola yang super tajir, kehidupan sebelum mereka menjadi bintang sepakbola sangat jauh dari kekayaan. Bahkan di antara mereka hidup dalam kemiskinan.
Berikut lima pesepakbola yang bangkit dari kemiskinan dirangkum dari berbagai sumber:
5. Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic lahir di distrik Rosengard, Swedia. Dia merupakan keturunan Bosnia dan Kroasia. Ayahnya merupakan seorang pecandu alkohol. Keluarganya pun bercerai ketika Zlatan berusia 2 tahun.
Zlatan mengaku sering mencuri saat kecil demi melanjutkan hidup. Saking miskinnya, Zlatan baru melihat seorang pria dengan kemeja berkerah saat ia masuk ke sekolah menengah.

Saat masih remaja dan bermain untuk Malmo FF, Zlatan hampir keluar pada usia 15 tahun karena harus bekerja di pelabuhan. Namun, sang peltih membujuknya untuk tetap bermain sepakbola. Akhirnya, ia pun berhasil dan menjadi salah satu penyerang terhebat yang pernah ada. Dia kini menjadi striker AC Milan.
Baca juga: 5 Pesepakbola yang Jadi Buruan Fans Perempuan untuk Diajak Bercinta, Nomor 1 Tak Muda Lagi
4. Angel Di Maria
Angel Di Maria lahir di Rosario, Argentina. Dia sejak berusia 10 tahun sudah membantu kedua orangtuanya bekerja di pertambangan batu bara.

“Keluarga saya berkecukupan. Cukup untuk makan serta beli kepentingan keseharian. Tempat tinggal saya begitu kecil, saya harus berbagi kamar tidur dengan dua saudari saya,” kata Di Maria.
Di Maria pertama kali bermain untuk klub lojal, El Torito. Karirnya perlahan-lahan menanjak dan akhirnya dibawa terbang ke Benfica. Karier pun Di Maria melejit. Di pernah membela Real Madrid, Manchester United dan kini Paris Saint-Germain.
3. Neymar Jr
Neymar da Silva Santos Junior atau Neymar Jr. merupakan pemain sepakbola yang lahir di kota industri Mogi das Cruzes. Kota tersebut berjarak sekitar 60 kilometer dari Sao Paulo.
Ia dan keluarganya hidup dalam kemiskinan. Bahkan mereka harus untuk bertahan hidup tanpa listrik.

Bakar Neymar sebagai pesepkabola sudah terlihat sejak kecil. Dia kemudian menandatangani kontrak pertamanya pada usia 12 tahun. Neymar melakukan debut profesional pertamanya pada usia 17 tahun saat membela Santos dalam pertandingan melawan Oeste di kejuaraan negara bagian Sao Paulo 2009.
Kini, Neymar tidak lagi terjerat dalam kemiskinan. Neymar menjadi salah satu pemain terkaya dan membela PSG. Kekayaannya ditaksir mencapai USD185 juta. Neymar mendapatkan kekayaan dari gaji, dan memiliki kesepakatan sponsor dengan McDonald's, Puma hingga MasterCard.
2. Lionel Messi
Lionel Andres Messi lahir di Rosario, Argentina itu. Ia berasal dari keluarga miskin. Ayahnya seseorang pekerja pabrik baja, sedangkan ibunya hanya buruh cuci harian.

Messi mengawali karir sepakbolanya di Grandoli, satu klub lokal dilatih oleh ayahnya Jorge pada 1995. Setelah itu Messi berpindah ke Old Boys Newell.
Pada usia 11 tahun, Messi didiagnosa kekurangan hormon perkembangan. Saat itu River Plate tertarik merekrut Messi, namun river Plate tak punya dana untuk membayar penyembuhan Messi yang biayanya sekitaran 900 dolar AS per bulan.
Kehidupan Messi mulai berubah sejak dia datang ke Barcelona pada 2000. Kariernya terus melesat sejak dia berhasil termbus ke skuad utama.
Messi kini menjadi andalan Barcelona selama hampir dua dekade. Perkiraan kekayaan Messi mencapai USD400 juta. Dia memiliki kesepakatan sponsor dengan Adidas, Huawei, dan MasterCard.
1. Cristiano Ronaldo
Ronaldo kecil yaitu seseorang anak biasa yang tinggal di Madeira, Portugal. Bapaknya bekerja sebagai tukang kebun, sedangkan ibunya adalah juru masakyaitu.
Dibesarkan dalam keluarga Katolik yang taat, Ronaldo mengatakan ia harus hidup dalam keadaan miskin. Ia bahkan harus berbagi kamar dengan ibu dan dua saudara perempuannya.

Ronaldo sempat dikeluarkan dari sekolah pada usia 14 tahun karena melempar kursi ke guru yang tidak menghormatinya. Sedangkan guru di sekolah dasarnya, menyampaikan bila Ronaldo anak yang tidak pernah berhenti melatih dirinya dalam hal apa pun.
Pada umur yang ke-16, Ronaldo mesti menolong sang kakak, yang kecanduan narkoba. Sedangkan ayahnya meninggal karena minuman keras.
Ronaldo kini menjadi pesepakbola paling terkaya di dunia. Perkiraan kekayaan bersih Ronaldo ditaksir hingga USD460 juta. Selain bermain sepakbola, ia memperoleh penghasilan dari melakukan branding Nike, Altice, dan DAZN.
(Ramdani Bur)