Putuskan Jadi Mualaf, 5 Pesepakbola Bintang Ini Dapatkan Ketenangan

Ramdani Bur, Jurnalis · Minggu 24 Januari 2021 10:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 24 51 2349803 putuskan-jadi-mualaf-5-pesepakbola-bintang-ini-dapatkan-ketenangan-2M6d30mCch.jpg Franck Ribery (kiri) saat mengadakan ibadah umrah bersama rekannya di Bayern Munich, Hamit Altintop. (Foto: The Islamic Information)

SEJUMLAH pesepakbola memutuskan menjadi mualaf, ketika sudah berkarier sebagai pemain profesional. Ambil contoh mantan bomber Tim Nasional Indonesia, Cristian Gonzales. Ia memutukan menjadi mualaf pada 9 Oktober 2003. Ia memutuskan menjadi mualaf setelah menikahi perempuan asal Indonesia, Eva Nurida Siregar. Semenjak menjadi mualaf, Cristian Gonzales memiliki nama Islam yakni Mustafa Habibi.

Semenjak memeluk agama Islam, karier penyerang kelahiran Uruguay ini meningkat pesat. Tercatat setelahnya, Cristian Gonzales tiga kali menjadi top skor Liga Indonesia, tepatnya pada 2005, 2006 dan 2007-2008.

Itu dari Indonesia, ada banyak juga pesepakbola yang mentas di Eropa memutuskan menjadi mualaf. Bahkan sejumlah pesepakbola ini mengaku mendapatkan ketenangan setelah memeluk agama Islam. Siapa saja?

Berikut 5 pesepakbola yang mendapatkan ketenangan setelah putuskan jadi mualaf:

5. Paul Pogba

Paul Pogba

Paul Pogba memutuskan menjadi mualaf pada 2012, atau di masa-masa awal membela Juventus. Kala itu, II Polpo –julukan Pogba– mengikuti sejumlah rekannya yang beragama Islam untuk beribadah. Setelahya, Pogba mendapatkan ketenangan dan memilih memeluk agama Islam.

“Islam tidak seperti yang orang-orang bayangkan, seperti terorisme. Apa yang kami dengar di media itu berbeda. Islam adalah sesuatu yang indah,” kata Pogba mengutip dari The Times, Minggu (24/1/2021).

"Islam membuat saya berubah. Islam membuat saya menyadari hal-hal dalam hidup, saya kira saya menjadi lebih tenang karenanya. Itu membawa perubahan yang baik dalam hidup saya karena saya tidak dilahirkan sebagai seorang muslim,” lanjut Pogba.

Setelah memutuskan menjadi mualaf, karier Pogba meningkat. Ia menjadi pemain andalan Juventus saat memenangkan empat trofi Liga Italia beruntun pada 2012-2016.

Performa impresif di atas, membuat Manchester United tertarik membawa pulang Pogba yang notabene pemain jebolan akademi mereka. Karena itu, pada musim panas 2016 Pogba digaet Man United dengan memecahkan rekor transfer dunia, yakni 105 juta euro (Rp1,71 triliun).

4. Nicolas Anelka

Nicolas Anelka

Terhitung sejak 1995, Nicolas Anelka memutuskan menjadi mualaf. Sejak saat itu, Anelka yang berpaspor Prancis memiliki nama Islam yakni Abdul-Salam Bilal. Anelka sama sekali tidak menyesal memilih Islam sebagai agamanya

“Menjadi muslim tidak mengubah hidup saya. Saya tetap menjadi orang yang adil dan punya nilai hidup. Apa yang membuat saya memilih islam karena saya merasa agama ini cocok untuk saya,” ucap Anelka, melansir dari Al Arabiya, Minggu (24/1/2021).

BACA JUGA: Ketika Paul Pogba Bicara soal Islam, Terorisme dan Ketenangan Hati

"Saya merasa lebih dekat dengan Tuhan dan itu membuat hidup saya menjadi lebih cerah. Saya punya keyakinan dari hati bahwa Islam adalah agam yang harus saya pilih,” tutup Anelka.

3. Franck Ribery

Franck Ribery

Franck Ribery merupakan salah satu winger terbaik yang pernah eksis di dunia sepakbola profesional. Buktinya, winger asal Prancis itu pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Eropa 2013. Bahkan sejumlah orang menilai, jika tidak dicurangi, Franck Ribery berhak merebut trofi Ballon dOr 2013.

Bayern Munich merupakan klub yang paling lama dibela Ribery. Ketika berseragam Bayern Munich dari 2007-2019, Ribery sukses besar dengan menghadirkan 23 trofi bagi publik Stadion Allianz.

Namun, Ribery memutuskan menjadi mualaf jauh sebelum bersinar bersama Die Roten –julukan Bayern. Ribery memutuskan menjadi mualaf pada 2002, atau tak lama setelah mempersunting sang istri yang berpaspor Aljazair, Wahiba Belhami. Sejak saat itu, Ribery menambah kata “Bilal” di dalam namanya.

“Agama adalah hal pribadi bagi saya. Saya orang yang percaya dan sejak pindah ke Islam saya lebih kuat, baik mental maupun fisik. Agama tidak mengubah jati diri dan persepsi saya terhadap dunia. Saya berdoa lima kali sehari, saya lakukan itu agar terbebas dan saya merasa lebih baik setelah itu," kata Ribery.

2. Eric Abidal

Eric Abidal

Eric Abidal merupakan bek andalan Barcelona dari 2007-2013. Total dalam periode tersebut, bek berkepala plontos itu memenangkan 15 trofi bersama Barcelona!

Bahkan berkat sumbangsihnya sebagai pemain, Abidal sempat mendapat jabatan strategis di tubuh Blaugrana, yakni menjadi Direktur Olahraga Barcelona.

Ia yang dulunya bisa diperankan sebagai fullback kiri dan bek tengah, memutuskan menjadi mualaf pada 2007, atau sebelum menikah dengan sang istri yang berasal dari Aljazair, Heyet Kebir. Namun, Abidal tak mau jika disebut pindah agama karena pengaruh sang istri.

“Semua prosesnya natural. Memilih pindah ke Islam bukan karena istri saya, tapi hadiah yang tiba-tiba muncul. Itu benar-benar terjadi bagi saya. Mengikutinya dan membuat saya sangat senang. Saya memeluk Islam dengan sepenuh hati saya," kata Abidal.

1. Abel Xavier

Abel Xavier

Bagi Anda fans Liverpool, pasti tak asing dengan sosok bernama Abel Xavier. Pria berpaspor Portugal ini pernah tercatat sebagai bek Liverpool dari Januari 2002 hingga 2004.

Abel Xavier sendiri memutuskan menjadi mualaf pada 2009, atau tak lama setelah pensiun sebagai pesepakbola. Pria yang kerap tampil dengan rambut nyentriknya itu mengaku mendapatkan ketenangan setelah memeluk agama Islam.

"Pada saat-saat sulit, saya menemukan kenyamanan dalam Islam. Secara bertahap, saya belajar bahwa agama Islam mengajarkan kedamaian, kesetaraan, kebebasan, dan harapan. Ini hal yang sangat penting," kata Abel Xavier mengutip dari Goal International.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini