Pelatih Persib Bandung Sebut Penghentian Liga 1 2020 Sudah Tepat

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 49 2348728 pelatih-persib-bandung-sebut-penghentian-liga-1-2020-sudah-tepat-2fDQRNje2l.jpg Robert Alberts. (Foto/Persib Bandung)

BANDUNG – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi telah menghentikan kompetisi Liga 1 2020 yang baru berjalan tiga laga. Penghentian dikarenakan kondisi kasus virus corona yang masih meningkat.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan keputusan penghentian Liga 1 setelah Exco PSSI mendapat masukan dari klub Liga 1 dan 2. Seperti diketahui pemilik peserta klub Liga 1 dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator Liga 1 2020 pada 15 Januari 2021.

Foto/Persib Bandung

Menyikapi keputusan PSSI, Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts menilai keputusan PSSI sudah tepat. Menurutnya, memang kurang maksimal jika kompetisi 2020 dipaksakan. Terlebih, Liga 1 2020 sudah tak bergulir hampir satu tahun, perlu waktu untuk tim melakukan persiapan.

Baca juga: Sebelum Rancang Liga 1 2021, PSSI dan PT LIB Wajib Perhatikan Ini

"Saya sudah menyinggung soal ini pada Desember lalu ketika kita mulai mendapat kabar Liga tidak akan dimulai pada Februari. Jadi, kami pun tidak menggelar latihan di Januari," kata pelatih asal Belanda mengutip laman Persib, Jumat (22/1/2021).

"Keputusan untuk tidak melanjutkan Liga 1 2020 dalam pandangan saya adalah keputusan yang tepat. Sehingga, sekarang kita semua bisa fokus kepada hal lain, hal yang lebih positif," ucapnya.

Terkait tidak adanya juara dan degradasi, Robert tidak mempersoalkannya. Sebab, kondisi saat ini sulit buat semua klub, termasuk klub Liga 2.

"Yang jelas, setelah 3 dari 34 pertandingan kita tidak bisa menyebut adanya tim juara. Pasalnya, selain itu masih ada klub yang baru menjalani 2 laga," ungkapnya.

"Kita juga tidak bisa berbicara tentang tim yang terdegradasi karena liga berhenti di masa-masa awal. Tidak hanya tentang liga 1 tapi juga liga 2. Hal ini berdampak besar karena kaitannya dengan banyak klub," lanjutnya.

Foto/Persib Bandung

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Akhmad Hadian Lukita mengatakan sebelum keputusan Exco PSSI ini, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan klub-klub Liga 1 dan 2 melalui virtual meeting.

''PT LIB sudah mempresentasikan alasan kenapa liga tidak diizinkan, termasuk surat permohonan izin dan berbagai upaya yang sudah dilakukan termasuk melakukan kunjungan kepada petinggi/pejabat terkait,” imbuhnya.

Direktur Operasional PT LIB Sudjarno menambahkan dalam virtual meeting itu, klub Liga 1 dan 2 rata-rata menginginkan kompetisi musim 2020 dibatalkan. ''Kesimpulannya klub-klub Liga 1 ingin menatap musim baru,” ujarnya.

“Mereka menginginkan musim 2020 dibatalkan dan musim 2021 dimulai. Demikian pula dengan mayoritas klub Liga 2 sepakat agar kompetisi musim 2020 dibatalkan,”pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini