Sean Dyche Bangga Burnley Putus Rekor Tak Terkalahkan Liverpool di Anfield

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 06:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 45 2348779 sean-dyche-bangga-burnley-putus-rekor-tak-terkalahkan-liverpool-di-anfield-K8R0hgJupO.jpg Sean Dyche menganalisa laga dari pinggir lapangan (Foto: Twitter/@BurnleyOfficial)

LIVERPOOL – Rekor tidak terkalahkan Liverpool dalam 69 laga beruntun di Stadion Anfield pada ajang Liga Inggris akhirnya pupus. Burnley sukses merebut kemenangan tipis 1-0 dari stadion keramat itu, Jumat (22/1/2021) dini hari WIB. Kemenangan itu membuat Manajer Sean Dyche bergembira.

Sebelum pertandingan itu, Liverpool terakhir kali kalah di Stadion Anfield pada April 2017. Selama hampir empat tahun, anak asuh Jurgen Klopp tidak pernah lagi merasakan pil pahit di kandang sendiri pada ajang Liga Inggris.

Tidak heran, mereka selalu tampil percaya diri saban mentas di Anfield. Laga kontra Burnley pada Jumat (22/1/2021) dini hari WIB tidak jauh berbeda. Si Merah berupaya bangkit untuk menorehkan kemenangan pertama di Liga Inggris pada 2021.

Baca juga: Liverpool Kalah dari Burnley di Kandang Sendiri

Ashley Barnes taklukkan Alisson Becker (Foto: Reuters)

Sayangnya, bukan itu yang terjadi. Pelanggaran Alisson Becker terhadap Ashley Barnes di kotak terlarang pada menit 82 mengawali kekalahan Liverpool. Ashley Barnes yang maju sebagai eksekutor, sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Burnley akhirnya menang dengan skor tipis 1-0.

Hasil positif itu membuat Sean Dyche bergembira. Pria berkebangsaan Inggris itu yakin, anak asuhnya bakal menikmati sekaligus merayakan kemenangan di Anfield dengan penuh sukacita.

“Pertandingan ini adalah soal anak-anak meraih hasil bagus di Anfield. Akan tetapi, ini tidak ada artinya jika kami tidak mencapai target di akhir musim. Yang penting, pemain akan menikmati momen ini!” ujar Sean Dyche, mengutip dari BBC, Jumat (22/1/2021).

Tak hanya kemenangan, performa Burnley secara keseluruhan pada laga itu juga membuat Sean Dyche bangga. Sebab, The Clarets mampu dengan tekun menjaga setiap jengkal lini pertahanan. Setelah mampu menjaga struktur dengan baik, yang perlu dilakukan hanya mendapat momen untuk mencetak gol.

Divock Origi buang peluang (Foto: Reuters)

“Kami mengerjakan hal-hal dasar dengan begitu baik. Anak-anak sungguh tekun dalam menjaga struktur tim. Liverpool berusaha membongkar bentuk permainan kami, tetapi ketekunan anak-anak benar-benar luar biasa,” urai Sean Dyche.

“Kami tidak kekurangan keyakinan. Ketika kami bisa menjalankan taktik dasar dengan baik, maka hanya tinggal mencari cara untuk menang. Kami mendapat beberapa. (Ashley) Barnesy mendapat penalti dan mengeksekusinya dengan baik,” tutup pria berusia 49 tahun itu.

Kekalahan itu membuat Liverpool terjungkal ke peringkat empat klasemen sementara dengan nilai 34 dari 19 pertandingan. Si Merah kini berjarak enam poin dari rival beratnya, Manchester United, di puncak klasemen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini