4 Poin Penting PSSI Hentikan Liga 1 2020

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 21 Januari 2021 05:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 49 2348049 4-poin-penting-pssi-hentikan-liga-1-2020-ROI9hY4fHZ.jpg Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. (Foto/PSSI)

JAKARTA – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi telah menghentikan kompetisi Liga 1 2020 yang baru berjalan tiga laga. Penghentian dikarenakan kondisi kasus virus corona yang masih meningkat.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan keputusan penghentian Liga 1 setelah Exco PSSI mendapat masukan dari klub Liga 1 dan 2. Seperti diketahui pemilik peserta klub Liga 1 dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator Liga 1 2020 pada 15 Januari 2021.

Berikut empat poin penting Ketum PSSI, Mochamad Iriawan terkait penghentian Liga 1 2020:

1. Kondisi Kahar

Iriawan menjelaskan bahwa musim kompetisi 2020-2021 dibatalkan karena kondisi kahar (force majeure) terkait dengan pandemi covid-19. Awalnya, Liga 1 2020 dihentikan pada Maret 2020. Kompetisi akan dilanjutkan pada Oktober 2020 silam, namun tidak mendapat surat izin dari kepolisian hingga saat ini.

Foto/PSSI

Baca juga: Usai Liga 1 2020 Dibatalkan, Ketum PSSI Minta PT LIB Siapkan Kompetisi Baru

2. Tak Ada Juara

Liga 1 2020 tidak tidak ada juara dan tidak ada degradasi. Pada klasemen terakhir, Persib Bandung memimpin klasemen dengan meraih sembilan poin usai menang dari tiga laga mereka. Sedangkan PSS Sleman, Barito Putera dan Persela Lamongan menjadi tiga klub yang masuk zona degradasi.

3. Peserta Tetap Sama

Iriawan menekankan bahwa peserta peserta kompetisi Liga 1 musim 2021 adalah peserta kompetisi musim 2020. Itu artinya kompetisi tetap dimainkan oleh 18 klub peserta.

4. Serahkan Kontrak ke Klub

PSSI menyerahkan masalah kontrak pemain kepada klub dengan klub mengacu kepada aturan keadaan kahar di dalam kontrak masing-masing klub. PSSI dalam menyarankan agar klub membayar 25 persen dari total gaji untuk bulan Maret-Juni 2020.

“Berdasarkan masukan dan kemudian Exco PSSI membahasanya, akhirnya diputuskan soal kejelasan Liga 1 dan 2 itu. Exco PSSI memutuskan kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020 dibatalkan,” kata Iriawan mengutip laman PSSI, Kamis (21/1/2021).

Sementara itu, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Akhmad Hadian Lukita mengatakan sebelum keputusan Exco PSSI ini, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan klub-klub Liga 1 dan 2 melalui virtual meeting.

Foto/Persija Jakarta

''PT LIB sudah mempresentasikan alasan kenapa liga tidak diizinkan, termasuk surat permohonan izin dan berbagai upaya yang sudah dilakukan termasuk melakukan kunjungan kepada petinggi/pejabat terkait,” imbuhnya.

Direktur Operasional PT LIB Sudjarno menambahkan dalam virtual meeting itu, klub Liga 1 dan 2 rata-rata menginginkan kompetisi musim 2020 dibatalkan. ''Kesimpulannya klub-klub Liga 1 ingin menatap musim baru,” ujarnya.

“Mereka menginginkan musim 2020 dibatalkan dan musim 2021 dimulai. Demikian pula dengan mayoritas klub Liga 2 sepakat agar kompetisi musim 2020 dibatalkan,”pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini