Andrea Pirlo Bahagia Raih Trofi Pertama sebagai Pelatih

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 21 Januari 2021 07:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 47 2348127 andrea-pirlo-bahagia-raih-trofi-pertama-sebagai-pelatih-unA7sU4S2v.jpg Juventus juara Piala Super Italia 2020. (Foto/Reuters)

TURIN Andrea Pirlo sangat bahagia meraih trofi pertamanya sebagai pelatih. Piala didapatkannta usai Juventus menamklukkan Napoli di Piala Super Italia dengan skor 2-0 Napoli di Stadion Mapei, Sassuolo, Kamis (21/1/2021) dini hari WIB.

Juventus kesulitan membongkar tim Genaro Gatusso di babak pertama. Meski mendapatkan sejumlah peluang emas, skor sama kuat bertahan di paruh awal.

Foto/Reuters

Gol akhirnya tercipta pada menit 64 untuk Juventus. Berawal dari situasi sepak pojok, bola berhasil disundul Leonardo Bonucci. Cristiano Ronaldo yang lolos dari jebakan offside tanpa ampun langsung menjebol gawang David Ospina. Skor 1-0 buat Si Nyonya Tua.

Baca juga: Perubahan Permainan Cristiano Ronaldo, dari si Jago Gocek Sampai Jadi Mesin Gol

Jelang pertandingan berakhir, Alvaro Morata sukses menjebol gawang David Ospina. Juventus sukses memboyong Piala Super Italia berkat kemenangan 2-0.

Selepas laga, Pirlo mengungkapkan rasa bahagianya. Dia mengakui bahwa meraih trofi sebagai pelatih terasa berbeda ketika dia menjadi pemain.

"Saya merasa sangat gembira, mengangkat trofi pertama saya sebagai pelatih merupakan sesuatu yang berbeda, menurut saya bahkan terasa lebih baik ketimbang sebagai pemain, karena saya memimpin skuat yang hebat dan di klub yang bersejarah. Ini merupakan sesuatu yang indah," kata Pirlo mengutip Rai Sport.

"Merupakan sesuatu yang langka di mana dua tim bermain baik di final, hal yang penting adalah kemenangan. Ketika Anda bermain dengan determinasi ini, maka keberuntungan ada di pihak Anda," tambahnya.

Pirlo menghadapi mantan rekan setimnya Gennaro Gattuso yang mengarsiteki Napoli. Kedua sosok itu merupakan dua sahabat saat masih aktif bermain.

Foto/Reuters

"Kami adalah dua pelatih di dua bangku pemain cadangan yang penting, sekarang adalah tipe pekerjaan yang berbeda. Saya turut berduka untuk Rino, namun gembira untuk diri sendiri. Kami terlalu berkonsentrasi untuk bergurau di tepi lapangan pada malam ini," tutur mantan gelandang AC Milan dan Inter Milan itu.

"Setelah pertandingan malam itu, kami tidak layak atas begitu banyak kritik dengan mempertimbangkan apa yang telah kami lakukan musim ini, maka saya gembira kami mendapatkan trofi ini pada malam ini," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini