Pelatih Bali United Harap Vaksin Jadi Jembatan Mulainya Kompetisi

Antara, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 09:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 49 2346188 pelatih-bali-united-harap-vaksin-jadi-jembatan-mulainya-kompetisi-Ng67D950CA.jpg Pelatih Bali United, Stefano Cugurra (Foto: Antara)

GIANYAR - Pelatih Bali United Stefano Cugurra "Teco" berharap program vaksinasi yang telah berjalan di Indonesia dapat menjadi jembatan untuk memulai kembali Liga 1 Indonesia yang sudah terhenti selama 10 bulan.

"Semoga vaksin itu benar menjadi solusi buat masalah situasi saat ini. Mudah-mudahan bukan hanya untuk sepak bola, tapi untuk semua hidup masyarakat agar lebih aman," ujar Teco seperti dikutip dalam laman resmi klub dari Jakarta, Minggu.

Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) tengah mengajukan permintaan vaksin untuk para pelaku industri sepak bola. Dengan begitu, ada harapan bisa mendapatkan vaksin lebih awal meski pemerintah tak memasukkan pesepak bola sebagai prioritas penerima vaksin.

BACA JUGA: Persib Bandung Usul Liga 1 2021 Dimulai Agustus Mendatang

Kendati demikian, Teco menekankan agar vaksin yang diberikan ke masyarakat memang teruji kualitasnya. Namun ia menilai sebenarnya kompetisi bisa digelar asalkan seluruh pemangku kepentingan bisa menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti halnya liga-liga lain di Asia maupun Eropa.

"Tapi beberapa negara selain Indonesia, kompetisi sudah berjalan tanpa adanya vaksin. Mereka menerapkan protokol kesehatan yang bagus. Jika Indonesia bisa menerima vaksin yang bagus, tentu kompetisi bisa berjalan kembali dengan protokol kesehatan yang baik," kata dia.

Sebelumnya, Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno menyebut bahwa PSSI mengajukan permohonan vaksin COVID-19 kepada otoritas terkait untuk diberikan kepada para pelaku sepak bola Tanah Air.

"Kalau yang saya tahu, Pak Ketua Umum PSSI sudah mengajukan permohonan vaksin," kata dia.

Menurut pensiunan Polri berpangkat Inspektur Jenderal itu, PSSI akan menyuntikkan vaksin kepada banyak pihak mulai dari para personel tim nasional, match commisioner serta semua yang terlibat di Liga 1, Liga 2 dan Liga 3.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini