Juventus Tampil Tanpa Tekad saat Kalah dari Inter Milan

Andika Pratama, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 08:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 47 2346141 juventus-tampil-tanpa-tekad-saat-kalah-dari-inter-milan-RdOQ1n2Psi.jpg Alvaro Morata (Foto: Reuters)

MILAN – Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, menyatakan timnya tampil tanpa tekad saat melawan Inter Milan dalam lanjutan Liga Italia 2020-2021. Menurut Pirlo, hal itu adalah penyebab kekalahan Juventus dari Inter Milan.

Pertandingan bertajuk Derby d Italia antara Juventus melawan Inter Milan berlangsung di Giuseppe Meazza, Senin (18/1/2021) dini hari WIB. Inter Millan dan Juventus bermain terbuka sejak awal pertandingan.

Inter Milan vs Juventus (Foto: Reuters)

Namun, Inter Milan membuka keran gol mereka lebih dulu pada menit ke-12. Sundulan Arturo Vidal, yang memanfaatkan umpan silang Nicolo Barella, menembus jaring gawang Juventus.

Juventus berusaha untuk menyamakan kedudukan secepat mungkin. Meski begitu, skor 1-0 untuk keunggulan Inter Milan atas Juventus bertahan hingga babak pertama berakhir.

BACA JUGA: Inter Milan Bungkam Juventus, Conte: Nerazzurri Tampil Luar Biasa

Inter Milan memulai babak kedua dengan baik dengan mengurung pertahanan Juventus. Bianconeri -julukan Juventus- tidak berdaya saat operan Alessandro Bastoni membelah pertahanan mereka. Barella memanfaatkan operan itu untuk menggenapkan keunggulan Inter Milan menjadi 2-0 pada menit ke-52.

Skor 2-0 untuk kekalahan Juventus pun bertahan hingga pertandingan berakhir. Hasil buruk itu adalah akibat dari ketidaksiapan Juventus untuk tampil di partai besar seperti melawan Inter Milan.

“Kami memiliki sikap yang salah sejak awal. Ketika Anda tidak memiliki tekad untuk memenangkan duel, itu menjadi sulit,” kata Pirlo, mengutip dari Football italia, Senin (18/1/2021).

“Kami tidak turun ke lapangan (dengan tekad), kami pemalu, takut dengan permainan menyerang Inter. Jadi, kami hanya fokus pada pertahanan dan bahkan tidak terlalu agresif dengan itu. Kami membiarkan Inter mengambil inisiatif dan mereka menjadi sangat efektif dalam situasi seperti itu,” tuturnya.

Andrea Pirlo (Foto: Reuters)

“Kualitas individu hanya bisa bersinar jika Anda terlebih dahulu menyamai lawan dalam hal agresi dan determinasi. Kami tidak melakukan itu dan terbukti (dengan kekalahan),” ujar juru taktik asal Italia itu.

Kekalahan membuat posisi Juventus melorot ke peringkat kelima klasemen sementara. Juventus mengoleksi 33 poin dari 17 pertandingan. Bianconeri tertinggal tujuh poin dari AC Milan (posisi pertama) dan Inter Milan (posisi kedua). Jika kehilangan poin lagi di pertandingan liga tersisa, peluang Juventus meraih scudetto ke-10 secara beruntun semakin kecil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini