Tetapi, bahasa tak jadi satu-satunya kendala. Saat Rakitic sudah mulai fasih berbicara dengan bahasa Spanyol, Mauri juga tetap tak mau menerima ajakan kencannya. Hal itu terjadi karena kekhawatiran Mauri dengan pekerjaan Rakitic.
Mauri ragu Rakitic dapat terus mendampinginya di Spanyol mengingat pekerjaannya sebagai seorang pesepakbola yang bisa saja berpindah klub ke negara lain. Atas kondisi ini, Rakitic pun akhirnya berjuang keras menampilkan kinerja terbaiknya di Sevilla agar terus bertahan di sana.

Setelah 20-30 kali ajakan kencannya ditolak, Rakitic akhirnya bisa mengajak Mauri berkencan. Kini, mereka bahka telah menikah dan memiliki dua orang anak.
"Saya minum begitu banyak kopi, itu konyol. Saya mungkin mengajaknya kencan 20 atau 30 kali. Dia selalu mengatakan tidak. Suatu hari, Raquel akhirnya menjelaskan mengapa dia tidak mau pergi dengan saya. Dia berkata, 'Kamu seorang pesepakbola. Kamu bisa pindah ke negara lain tahun depan,” tutur Rakitic.
"Bagian dari motivasi saya ketika pergi ke pelatihan adalah untuk memantapkan diri saya dalam skuad sehingga saya akan berada di sana dalam waktu yang panjang. Gadis ini akhirnya akan makan malam dengan saya. Ini benar-benar butuh waktu tujuh bulan,” tukasnya.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.