Pirlo Tak Mau Lihat Juventus Tampil seperti ketika Dibantai Fiorentina

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 03 Januari 2021 06:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 03 47 2337893 pirlo-tak-mau-lihat-juventus-tampil-seperti-ketika-dibantai-fiorentina-6LLuaqV1Rn.JPG Andrea Pirlo berjalan di antara personel Fiorentina (Foto: Reuters/Massimo Pinca)

TURIN – Jeda singkat pada Natal dan Tahun Baru dimanfaatkan Juventus untuk melakukan evaluasi. Sang pelatih, Andrea Pirlo, tidak mau anak asuhnya mengulangi penampilan buruk seperti ketika dipermalukan Fiorentina pada 23 Desember 2020.

Laga penutup tahun 2020 itu berakhir memalukan bagi Juventus. Di kandang sendiri, Stadion Allianz, mereka justru menelan kekalahan telak 0-3 dari sang musuh bebuyutan, Fiorentina. Itu sekaligus merupakan kekalahan pertama Si Nyonya Tua di bawah asuhan Andrea Pirlo.

Tentu saja, kekalahan itu sudah dilupakan oleh segenap personel Juventus. Alamat bahaya jika tidak buru-buru dilupakan. Mereka harus segera bersiap untuk laga berikutnya, kontra Udinese, di Turin pada Senin 4 Januari 2021 dini hari WIB.

Baca juga: Juventus Hadapi Jadwal Padat di Januari 2021

Juventus dipermalukan Fiorentina 0-3 (Foto: Reuters/Massimo Pinca)

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Andrea Pirlo menegaskan dirinya tidak mau lagi melihat penampilan seperti saat dihancurkan Fiorentina. Beruntung, ia melihat gairah besar dari Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan dalam rapat internal, guna menebus kesalahan.

“Kami mulai berlatih bersama sejak Senin (28 Desember 2020) dan saya melihat sebuah tim yang sangat ingin bermain setelah sebuah penampilan buruk,” ujar Andrea Pirlo, seperti dimuat Football Italia, Minggu (3/1/2021).

“Kami sudah berbicara soal apa yang salah dari pertandingan itu hingga detail terkecil. Itu memang cara yang buruk mengakhiri 2020. Saya tidak mau lagi melihat penampilan seperti itu. Kami sudah meningkat di beberapa aspek dan saya yakin kami bisa berbuat lebih,” tutup pria asal Italia itu.

Lebih lanjut, Andrea Pirlo berbicara mengenai enam bulan pertamanya sebagai pelatih Juventus. Ia mengaku terbiasa dengan tekanan dan kritik yang muncul di media. Pria berusia 41 tahun itu sadar, tanggung jawab sebagai juru taktik kesebelasan sekaliber Juventus sangat besar.

“Sama seperti ketika saya masih menjadi pemain, kami butuh menilai situasi dari keseluruhan aspek serta cakupan yang lebih luas. Sangat mudah untuk berubah dari pahlawan menjadi pecundang, khususnya di media, tetapi saya sudah terbiasa,” tegas Andrea Pirlo.

Andrea Pirlo berbincang dengan Cristiano Ronaldo (Foto: Reuters)

“Bukan sebuah hal yang luar biasa memang. Ketika Anda mengasuh Juventus, Anda akan menghadapi banyak kesulitan dan harus bertanggung jawab atas itu semua. Namun, saya sudah siap,” tutup pria kelahiran Flero itu.

Sejak ditunjuk pada Agustus 2020, Andrea Pirlo sudah memimpin Juventus dalam 19 pertandingan di berbagai kompetisi. Catatannya tidak terlalu buruk, yakni 11 kali menang, enam imbang, dan hanya dua kali menelan kekalahan. Namun, performa Juventus dinilai masih inkonsisten, terutama di Serie A.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini