Raja Isa juga telah mengunjungi semua negara di Asia Tenggara, termasuk negaranya sendiri, Malaysia. Namun, ia mengaku tidak menemukan fanatisme sepakbola seperti di Indonesia.
“Saya sudah lama tinggal di Indonesia dan sudah mengunjungi semua negara di Asia Tenggara. Bagi saya, Liga Indonesia masih menjadi yang terbaik di ASEAN,” ujarnya.
“Di sini, masyarakat memiliki kegemaran sepakbola, seperti kecintaan pada sepakbola tumbuh sejak mereka masih kecil,” lanjut dia.
Raja Isa kini telah menandatangani kontrak 1 tahun dengan klub KC Muktijoddha Sangsad. Dia merupakan pelatih pertama dari Malaysia yang menjalankan klub Bangladesh.
“Benar, saya punya kesepakatan dengan klub Bangladesh, Muktijoddha Sangsad KC. Saya dikontrak selama 1 musim. Saya akan pergi pada 27 Desember,” kata Raja Isa.
(Ramdani Bur)