Madura United Bubarkan Tim jika Kelanjutan Liga 1 2020 Tak Jelas

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Minggu 27 Desember 2020 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 27 49 2334494 madura-united-bubarkan-tim-jika-kelanjutan-liga-1-2020-tak-jelas-elfGIsFFpt.jpg Sejumlah pemain Madura United rayakan gol ke gawang PSIS Semarang. (Foto/Madura United)

MADURA Madura United dikabarkan akan membubarkan tim jika kelanjutan kompetisi Liga 1 2020, yang telah berubah nama menjadi Liga 1 2020-2021, tidak jelas. Kabar ini beredar luar di media sosial dengan membawa nama Direktur Madura United, Haruna Soemitro.

Liga 1 sebelumnya sudah melakoni tiga pertandingan, namun dihentikan pada pertengahan Maret 2020 silam karena awal pandemi virus corona. Liga rencananya dilanjutkan pada 1 Oktober 2020 lalu, akan tetapi urung dilaksanakan.

Foto/Man United

Kelanjutan Liga 1 2020 ditunda karena Kepolisian tidak memberikan izin keramaian di semua tingkatan karena kasus covid-19 masih tinggi. Akibatnya, Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) menyatakan akan melanjutkan kompetisi pada November mendatang, yang ujung-ujung kembali ditunda.

Baca juga: Pelatih Persib Bandung Minta Kejelasan soal Kepastian Liga 1

PSSI akhirnya menerbitkan surat keputusan (SK) soal penundaan lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 yang tidak bisa digelar tahun ini. SK juga mengatur nilai kontrak pemain.

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dijadwalkan berlanjut Februari 2021, sedangkan Liga 3 baru akan ditetapkan setelah dua kompetisi teratas itu telah ada kejelasan.

Namun, info beredar di Twitter menyebutkan bahwa Haruna Soemitro akan membubarkan tim karena ketidakjelasan kelanjutan Liga 1 2020. Salah satunya yang memberikan informasi adalah akun Twitter @indotransfer.

Sebelumnmya, Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Ziaul Haq menyampaikan kepada Porta Madura, bahaw Mdura United sudah mempersiapkan tim untuk kembali berlaga di Liga 1 2020. Namun, karena ketidakjelasan kelanutan Liga 1, manajemen Madura United akan membubarkan tim jika PSSI dan Liga Indonesia Baru (LIB) tak bisa melanjutkan kompetisi sepakbola di Tanah Air ini.

Foto/Madura United

“Untuk saat ini, semua klub pastinya memiliki perencanaan yang gamang dan bingung, apakah tim untuk kompetisi 2020 akan dibubarkan atau tidak. Ada simalakama baik bagi klub maupun pemain,” tuturnya.

“Jika tim tidak dibubarkan, baik pemain dan klub masih sama-sama memiliki perikatan.”

“Mereka akan bermain di klub lain, juga tentunya gamang karena masih ada ikatan sementara kompetisinya tidak berjalan. Madura United akan lebih legowo bahwa kompetisi 2020 selesai,” pungkas Ziaul Haq.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini