Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Pilu Ibunda Marcus Rashford, Ikhlas Tak Makan demi Anaknya

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Jum'at, 18 Desember 2020 |15:43 WIB
Kisah Pilu Ibunda Marcus Rashford, Ikhlas Tak Makan demi Anaknya
Pemain Manchester United, Marcus Rashford. (Foto: Reuters)
A
A
A

MANCHESTER – Penggawa Manchester United, Marcus Rashford dikenal sebagai pemain yang peduli dengan sesama, terutama kepada anak-anak. Saking pedulinya, Rashford sampai mengadakan kampanye untuk membuat pergerakan memberikan makanan kepada anak-anak di Inggris.

Pergerakan yang pada akhirnya bekerja sama dengan berbagai pihak itu merupakan cara Rashford untuk menentang sikap pemerintah Inggris yang menghentikan program pemberian kupon makanan gratis untuk anak-anak di negara tersebut.

Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, kenapa bisa Rashford terlihat sangat getol ingin membantu anak-anak kecil agar tak kelaparan di Inggris. Ternyata jawabannya karena pemain asal Inggris itu merasakan sendiri betapa sulitnya mendapatkan makanan yang layak ketika dirinya kecil.

Baca Juga: Menang Tipis atas Sheffield, Rashford Tuntut Man United Lebih Kejam

Marcus Rashford

Seperti yang diketahui, Rashford memulai karier sepakbolanya dengan tidak mudah. Ia berasal dari keluarga yang bisa dikatakan kekurangan dalam hal finansial.

Bahkan ibunda Rashford, Melanie Maynard dikabarkan sempat rela tak makan demi anaknya agar bisa mengisi perutnya. Jadi, karena pengalaman itulah Rashford pun sampai berjuang memberikan makanan kepada anak-anak yang lain.

Menurut Maynard, Rashford sepertinya tak mau anak-anak lain menderita seperti dirinya waktu kecil dulu. Ia juga menilai Rashford tak mau melihat ada lagi ibu-ibu seperti yang tak makan hanya demi membiarkan perut anaknya kenyang.

Tentu Maynard merasa senang melihat Rashford besar dengan sikap seperti. Gara-gara sikap Rashford yang peduli dengan sesama tersebut, ia pun mendapatkan gelar kebangsawanan dari kerajaan Inggris.

“Rashford hanya bercerita dari bagaimana dia melihat. Padahal apa pun yang dia katakan berasal dari lubuk hatinya yang paling dalam, ujar Maynar, seperti apa yang disadur dari BBC, Jumat (18/12/2020).

Marcus Rashford waktu kecil

“Pada saat itu, saya harus bekerja di tiga tempat yang berbeda. Jika saya tak melakukan itu, maka kami sekeluarga mungkin tak bisa memasak apa pun. Kami merasakan kesulitan seperti itu,” tambahnya.

“Kami cukup sering merasakan hal buruk itu (sulit mendapatkan makanan). Bahkan saya rela memberikan jatah saya kepada anak-anak saya. Alhasil, saya pun tidak makan. Roti tawar saja kami tak ada,” pungkasnya.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement