Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lionel Messi Akan Diusir dari Barcelona jika Tak Mau Terima Pemotongan Gaji

Hendry Kurniawan , Jurnalis-Senin, 14 Desember 2020 |16:12 WIB
Lionel Messi Akan Diusir dari Barcelona jika Tak Mau Terima Pemotongan Gaji
Lionel Messi (Foto: Reuters)
A
A
A

BARCELONA – Dewan Direksi Barcelona merencanakan untuk melakukan pemotongan gaji terhadap para pemain dan seluruh staf mereka. Akan tetapi, kebijakan tersebut mendapat tentangan dari berbagai pihak, termasuk sang megabintang, Lionel Messi.

Pandemi Virus Corona (Covid-19) sejatinya membuat pemasukan klub-klub sepakbola mengalami penurunan karena mereka tidak memiliki pemasukan dengan absennya penonton di stadion. Selain itu, pendapatan yang mereka peroleh dari pihak sponsor pun berkurang.

Maka dari itu, salah satu cara untuk menyeimbangkan neraca keuangan mereka kembali adalah dengan melakukan pemotongan gaji. Meski demikian, tak semua pihak menyetujui hal ini. Messi bahkan menjadi salah satu yang paling vokal menyuarakan tentangan.

Baca juga: Susah Payah Taklukkan Levante, Koeman: Barcelona Pantas Menang

Lionel Messi

Menurut calon presiden Barcelona, Emili Rousaud, semua pihak harus berkorban untuk menjaga stabilitas Blaugrana, tak terkecuali Messi. Jika pemain berjuluk La Pulga itu tak mau berkorban, menurut Rousaud, maka sudah seharusnya Messi meninggalkan klub.

“Kami harus duduk dengan Messi dan memintanya untuk memotong gaji. Saat ini, dengan segala sesuatunya sebagaimana adanya, itu tidak berkelanjutan,” ujar Rousaud, seperti dilansir dari Goal, Senin (14/12/2020).

“Kami akan memintanya untuk berkorban. Jika tidak ada kesepakatan, maka Messi akan pergi. Messi telah menulis halaman paling brilian dalam sejarah klub. Kami harus menghormati legenda kami, tetapi kenyataannya adalah seperti itu,” sambungnya.

Messi sendiri sebenarnya sudah berniat untuk meninggalkan Barca pada bursa transfer musim panas 2020. Akan tetapi, saat itu terjadi sengketa kontrak yang membuatnya tak bisa angkat kaki dari Blaugrana secara gratis.

Maka dari itu, kini Messi harus bertahan di Barca, setidaknya hingga 30 Juni 2021, yang merupakan batas akhir kontraknya bersama Blaugrana. Hingga sekarang, belum ada tanda-tanda dari Messi untuk memperbarui kontraknya tersebut.

Lionel Messi

Segenap manajemen Barca, termasuk para kandidat presiden sejatinya memiliki harapan agar Messi tetap bertahan. Akan tetapi, bagi Rousaud, kepentingan klub berada di atas segalanya. Jika Messi tidak bisa diajak kerja sama untuk pemotongan gaji, maka ia tak akan mempertahankannya.

"Saya percaya bahwa segala sesuatunya harus dikatakan sebagaimana adanya. Kami tidak bisa membodohi anggota kami. Kami akan melakukan segala upaya untuk memastikan dia (Messi) bertahan, tetapi selalu dengan kepentingan klub terlebih dahulu," jelas Rousaud.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement