TURIN – Irina Shayk dan Cristiano Ronaldo sempat menjadi sorotan media-media Eropa dan dunia dalam kurun 2010-2014. Di mana pun mereka berada, sorotan kamera pasti tertuju kepada dua sosok yang memiliki paras rupawan tersebut.
Hanya saja, kisah cinta yang terbangun selama empat tahun sirna pada awal 2015. Kabar putusnya hubungan Irina Shayk dan Cristiano Ronaldo tercium kelar penganugerahan FIFA Ballon dOr 2014 yang dilangsungkan di Zurich, Swiss, pada 12 Januari 2015.

(Irina Shayk saat masih berpacaran dengan Cristiano Ronaldo)
Kala itu, Cristiano Ronaldo datang ke acara tidak didampingi Irina Shayk. Padahal dalam tiga penganugerahan sebelumnya, Irina Shayk selalu setia mendampingi Cristiano Ronaldo yang kala itu masih berstatus satu anak.
Lantas, apa penyebab kandasnya hubungan mereka berdua? Dari sisi Irina Shayk, ia memberi sinyal retaknya hubungan mereka karena orang ketiga. Karena diselingkuhi itu, Irina Shayk bahkan merasa dirinya memiliki wajah yang jelek.
“Pria ideal bagi saya adalah yang setia, jujur dan tahu cara memperlakukan perempuan. Saya tidak percaya laki-laki yang sering membuat hati perempuan tidak bahagia, sebab itu adalah laki-laki, bukan seorang pria,” kata Irina Shayk mengutip dari Sportsmole, Jumat (11/12/2020).
BACA JUGA: Si Cantik Irina Shayk Tak Masuk Film Dokumenternya, Ini Jawaban Menohok Ronaldo
“Saya pikir saya telah menemukan pria yang ideal, namun saya salah besar. Saya pikir seorang perempuan akan merasa jelek ketika berada di sisi pria yang salah. Saya merasa jelek dan tidak nyaman,” lanjut perempuan yang kini berusia 34 tahun tersebut.