Inter Tersingkir dari Liga Champions, Handanovic Coba Ikhlas

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 10 Desember 2020 06:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 261 2324891 inter-tersingkir-dari-liga-champions-handanovic-coba-ikhlas-yulfojePs0.jpg Samir Handanovic (Foto: Reuters)

MILAN – Kapten Inter Milan, Samir Handanovic, mencoba menerima kenyataan setelah timnya tersingkir dari Liga Champions 2020-2021. Kepastian itu didapat setelah mereka meraih hasil imbang 0-0 kontra Shakhtar Donetsk di Giuseppe Meazza, Kamis (10/12/2020) dini hari WIB.

Raihan satu poin di laga pamungkas Grup B Liga Champions 2020-2021 tidaklah cukup untuk Inter. Bahkan untuk lolos ke 32 besar Liga Eropa pun tidak bisa. Alhasil, Inter pun harus puas menempati posisi juru kunci pada klasemen akhir Grup B Liga Champions 2020-2021.

Inter Milan

Inter sendiri menduduki urutan keempat setelah mengoleksi enam poin. Tetapi, angka tersebut tidaklah cukup. Real Madrid berada di puncak klasemen dengan koleksi 10 poin. Borussia Monchengladbach dan Shakhtar Donetsk menempati urutan kedua dan mengemas delapan poin.

Handanovic sendiri menyadari bahwa Inter membutuhkan gol dan kemenangan di laga kontra Shakthtar. Tetapi, sang kiper justru merasa kecewa karena target yang mereka inginkan tidak tercapai.

Baca juga Geram Jadi Juru Kunci, Handanovic: Inter Belum Siap Main di Liga Champions

“Kami harus mencetak gol malam ini, tetapi kami tidak melakukannya,” ungkap Handanovic, mengutip dari Football Italia, Kamis (10/12/2020).

Pada satu sisi, Handanovic sedikit merasa sebal dengan Shakhtar yang sepertinya menikmati hasil imbang kontra Inter. Padahal, ia melihat Shakhtar memiliki tekad untuk meraih kemenangan agar mereka lolos ke babak 16 besar.

“Terus terang saya berekspektasi bahwa Shakhtar menginginkan sesuatu yang lebih dari hasil imbang, tetapi mereka tampaknya puas dengan tempat ketiga,” lanjutnya.

Meski begitu, Handanovic akhirnya mencoba untuk tegar dan ikhlas menerima kenyataan yang ada. Kini, ia mengajak rekan-rekannya untuk mengalihkan fokus di kompetisi domestik dengan mentas di Liga Italia dan Coppa Italia.

Inter Milan

“Kami tahu ada rasa tidak enak di mulut setelah tersingkir dari Liga Champions, tetapi kami tidak bisa menangis tentang itu sekarang,” imbuhnya.

“Kami harus fokus pada pertandingan berikutnya pada akhir pekan ini di Liga Italia,” pungkas pemain berpaspor Slovenia tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini