Milan Bikin Epic Comeback Lawan Celtic, Pioli Serasa Kena Prank

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 04 Desember 2020 07:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 51 2321362 milan-bikin-epic-comeback-lawan-celtic-pioli-serasa-kena-prank-zRtiWUh4yE.jpg Stefano Pioli (Foto: Reuters)

MILAN – Pelatih AC Milan, Stefanio Pioli, mengaku seperti terkena prank saat timnya menjamu Glasgow Celtic pada matchday kelima Grup H Liga Eropa 2020-2021. Sebab, pada laga tersebut skuadnya benar-benar membuat Pioli merasa tegang.

Pada laga yang berlangsung di Stadion San Siro, Jumat (4/12/2020) dini hari WIB tersebut, Milan menang meyakinkan dengan skor 4-2. Akan tetapi, Milan pun sempat tertinggal terlebih dahulu dengan skor 0-2, sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi 4-2.

AC Milan vs Celtic

Apalagi, ini adalah laga perdana bagi Pioli setelah absen di bangku cadangan karena terpapar Covid-19. Karena itu, ia merasa para pemainnya membuat prank kepada dirinya untuk membuktikan telah sembuh dari virus Corona.

“Para pemain ingin menguji saya, untuk melihat apakah saya sudah pulih sepenuhnya,” canda Pioli, mengutip dari Football Italia, Jumat (4/12/2020).

Baca juga Pulih dari Virus Corona, Stefano Pioli Malah Sulit Tidur 

Lebih lanjut, kepanikan Pioli terjadi ketika Milan tertinggal 0-2 dalam waktu 13 menit dan pemain andalannya, Simon Kjaer mengalami cedera. Namun, kecemasannya menjadi sirna ketika Milan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Hakan Calhanoglu (24’) dan Samu Castillejo (26’) berhasil membuat keadaan imbang hanya dalam waktu dua menit di babak pertama. Setelah itu, pada babak kedua, Jens Hauge dan Brahim Diaz memastikan kemenangan Milan dengan mencetak gol pada menit 50 dan 82.

“Kami memulai dengan baik, tetapi dua gangguan itu menyebabkan masalah. Ini bisa menjadi momen yang bisa diajar untuk membantu kita tumbuh,” sambungnya.

“Bahkan ketika tertinggal 0-2, kami harus tetap bermain sebagai tim, itu yang kami lakukan hari ini,” tambah pelatih berpaspor Italia tersebut.

AC Milan vs Celtic

“Saya senang bahkan tanpa Kjaer, dan dengan susunan pemain muda, kami tidak kehilangan akal saat tertinggal 0-2,” imbuh pelatih berusia 55 tahun tersebut.

“Celtic membuktikan mereka ingin mendapatkan hasil penting dan membuat kesan yang baik di San Siro,” pungkas mantan pelatih Inter Milan tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini