Kemenangan Inter di Kandang Monchengladbach Tidak Sempurna

Andika Pratama, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 00:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 261 2320583 kemenangan-inter-di-kandang-monchengladbach-tidak-sempurna-2HqSkjnRQ5.jpg Monchengladbach vs Inter (Foto: Reuters)

MONCHENGLADBACH – Pemain Inter Milan, Romelu Lukaku, menilai kemenangan 3-2 timnya atas Borussia Monchengladbach di Grup B Liga Champions 2020-2021 tidak sempurna. Menurut Lukaku, Inter seharusnya menang 3-1 di kandang Monchengladbach, Borussia-Park.

I Nerazzurri –julukan Inter– berjuang keras untuk mengalahkan Monchengladbach. Inter unggul lebih dulu melalui gol Matteo Darmian (17), tetapi kedudukan kembali berimbang saat Alassane Plea (45+1’) mencetak gol untuk Monchengladbach.

Romelu Lukaku vs Monchengladbach (Foto: Reuters)

Inter mampu mengungguli Monchengladbach kembali berkat dwigol Lukaku (64’ dan 73’). Monchengladbach memperkecil kedudukan melalui aksi Plea (75’), tetapi kemenangan tetap menjadi milik Inter.

Kemenangan adalah hasil positif untuk Inter, tetapi Lukaku menilai timnya bisa meraih hasil lebih baik. Pemain asal Belgia itu menyatakan Nerazzurri seharusnya mengakhiri pertandingan saat kedudukan 3-1.

Lukaku mau Inter tampil lebih baik lagi ketimbang saat melawan Monchengladbach. Sebab, peningkatan performa akan memperbesar peluang Inter untuk meraih kemenangan pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

“Kami semua meningkat pesat, akan tetapi kami perlu meningkatkan kualitas kemampuan diri lebih jauh, karena permainan seharusnya mampu diselesaikan dengan skor 1-3. Kami memiliki semua yang dibutuhkan untuk melakukannya dengan baik,” kata Lukaku, mengutip dari laman resmi Inter, Kamis (3/12/2020).

BACA JUGA: Darmian: Tugas Inter di Liga Champions Belum Selasai

Sementara itu, sebelum menang atas Monchengladbach, posisi Inter di Grup B sangat terjepit. Inter hampir pasti gagal ke 16 besar karena baru mengumpulkan dua poin dari empat pertandingan.

Agar peluang lolos ke fase gugur tidak tertutup, Inter harus memenangkan dua pertandingan pamungkas Grup B. Meski begitu, nasib Inter masih bergantung pada hasil pertandingan lainnya.

Ketika tampil di kandang Monchengladbach, Inter memiliki kewajiban menang. Akan tetapi, kemenangan Inter akan sia-sia jika Real Madrid menang di kandang Shakhtar Donetsk karena Los Blancos –julukan Madrid– cuma butuh tiga poin untuk lolos ke 16 besar.

Madrid, yang secara kualitas unggul atas Shakhtar, justru kalah 0-2 di Donetsk. Kekalahan Madrid memberikan harapan pada Inter sehingga kemenangan mereka atas Monchengladbach memiliki arti.

Inter Milan (Foto: Reuters)

Satu syarat untuk lolos ke 16 besar telah dipenuhi Inter dengan mengalahkan Monchengladbach. Tugas terakhir Inter adalah mengalahkan Shakhtar di Giuseppe Meazza, Kamis 10 Desember 2020, dini hari WIB.

Namun, setelah menang atas Shakhtar, Inter masih harus menunggu hasil pertandingan Madrid kontra Monchengladbach di Santiago Bernabeu. Sebab, jika pertandingan Madrid kontra Monchengladbach berakhir imbang, Inter akan gugur meski menang.

Monchengladbach (juara grup) dan Madrid (runnerup) menjadi perwakilan Grup B di 16 besar. Inter gagal lolos karena Madrid unggul head-to-head atas mereka. Meski begitu, Inter lebih baik fokus pada pertandingan mereka sendiri ketimbang memikirkan laga lainnya. Sebab, Inter bisa menentukan akhir pertandingan kontra Shakhtar, tetapi tidak dengan laga Madrid kontra Monchengladbach.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini