KIEV – Real Madrid sudah jatuh tertimpa tangga saat kalah 0-2 dari Shakhtar Donetsk pada pertandingan kelima Grup B Liga Champions 2002-2021. Gol-gol Shakhtar membuat Madrid mengukir catatan buruk di Liga Champons.
Madrid sudah kebobolan sembilan gol dalam lima pertandingan fase grup Liga Champions musim ini. Menurut Opta Jose, itu merupakan catatan terburuk Madrid sepanjang keikutsertaan mereka di Liga Champions.

Catatan buruk itu menegaskan betapa kesulitannya Madrid di Liga Champions musim ini. Madrid, yang disebut raja Liga Champions, berpeluang besar tersingkir ke Liga Eropa. Hal itu dikarenakan kekalahan Madrid diikuti kemenangan 3-2 Inter Milan di kandang Borussia Monchengladbach.
Hasil pertandingan-pertandingan di Grup B membuat setiap klub masih berpeluang lolos asalkan meraih hasil positif pada partai pamungkas. Peluang lolos terbesar masih dipegang Monchengladbach (delapan poin), lalu Shakhtar (tujuh poin), Madrid (tujuh poin), dan Inter (lima poin).
BACA JUGA: Zidane Ogah Resign meski Madrid Berpeluang Tersingkir dari Liga Champions
Pertandingan pamungkas Grup B akan digelar serentak pada Kamis 10 Desember 2020, dini hari WIB. Madrid akan menjamu Monchengladbach di Santiago Bernabeu dan Inter melawan Shakhtar di Giuseppe Meazza.
Shakhtar, Madrid, dan Inter butuh kemenangan agar tidak bergantung pada pertandingan lainnya. Sementara itu, hasil imbang di kandang Madrid cukup bagi Monchengladbach untuk lolos ke fase gugur tanpa peduli hasil pertandingan Inter kontra Shakhtar.
Kondisi sekarang membuat tekanan besar berada di pundak Shakhtar, Madrid, dan Inter. Akan tetapi, Madrid bisa menghindari situasi itu jika memenangkan pertandingan di kandang Shakhtar, Stadion Olimpiade Kiev.
Namun, pasukan Zinedine Zidane ternyata tampil sangat buruk sehingga tidak mampu megimbangi permainan tuan rumah. Gol pertama dan kedua Shakhtar tercipta karena para pemain Madrid tidak fokus saat bertahan.
Salah satu pemain Madrid yang performanya sangat buruk, adalah Raphael Varane. Dia adalah dalang di balik gol pertama Shakhtar ke gawang Madrid yang dicetak Dentinho (57’). Lalu, Manor Solomon (82’) melengakapi penderitaan Madrid dalam pertandingan itu.
Hasil pertandingan kontra Shakhtar tidak bisa diubah. Los Blancos kini harus fokus pada pertandingan pamungkas kontra Monchengladbach agar menang sehingga lolos ke babak 16 besar.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)