Kepala Maradona Sempat Terbentur dan Tak Dirawat 3 Hari Sebelum Meninggal

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 01 Desember 2020 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 51 2319553 kepala-maradona-sempat-terbentur-dan-tak-dirawat-3-hari-sebelum-meninggal-ApyUGLF9F9.jpg Kantor Dr Leopoldo Luque (Foto: Reuters)

BUENOS AIRES – Kepergian Diego Maradona telah menimbulkan banyak pertanyaan. Meski dinyatakan meninggal dunia karena serangan jantung, ada keanehan yang membuat pihak keluar meminta bantuan polisi untuk melakukan penyelidikan.

Namun berdasarkan laporan The Sun, Selasa (1/12/2020), fakta terbaru kembali muncul. Perawat pribadi Maradona yakni Gisela Madrid mengatakan bahwa sang legenda itu sempat terjatuh di rumah hingga kepalanya terbentur.

Diego Maradona

Nahasnya, setelah insiden tersebut tak ada satu pun yang melakukan perawatan kepada Maradona selama tiga hari. Hal itu pun diungkapkan Gisela melalui pengacaranya setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan.

“Maradona jatuh pada Rabu seminggu sebelum meninggal. Ia jatuh dan kepalanya terbentur, tetapi mereka tidak membawanya ke rumah sakit untuk MRI atau CT Scan,” ucap pengacara Gisela, mengutip dari The Sun, Selasa (1/12/2020).

Baca juga Tolak Tribute untuk Maradona, Pesepakbola Wanita Ini Terima Ancaman Pembunuhan

“Maradona tidak dapat memutuskan apa pun. Setelah jatuh ia ditinggal sendirian selama tiga hari di kamarnya, tanpa terlihat siapa pun dan tanpa bantuan,” lanjutnya.

Sebelumnya pemeriksaan juga dilakukan polisi dokter pribadi Maradona yakni dokter Leopoldo Luque di rumah dan juga klinik miliknya. Dokter ahli bedah itu diperiksa selama 40 menit pada Minggu 29 November 2020 waktu setempat untuk diminta keterangan soal meninggalnya Maradona.

Namun, dokter Luque pun membantah telah melakukan perawatan yang salah, seperti memberi obat yang tidak sesuai kepada Maradona. Bahkan ia menyatakan bahwa sebelum meninggal, Maradona memiliki masalah kecanduan dengan pil dan minuman keras.

“Ia menghukum dirinya sendiri dengan cara yang tidak akan saya izinkan, bukan sebagai dokter tetapi sebagai teman,” ucap Luque.

Leopald Luque

“Anda ingin tahu untuk apa saya bertanggung jawbab? Karena saya telah menyayanginya, telah merawatanya, telah memperpanjang hidupnya, telah meningkatkannya sampai akhir,” lanjutnya.

“Saya orang yang telah merawatnya. Saya bangga dengan semua yang telah saya lakukan. Saya tidak menyembunyikan apa pun. Saya siap membantu keadilan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini