Share

Punya Utang Budi, Gabriel Batistuta Masih Terkenang dengan Diego Maradona

Andhika Khoirul Huda, MNC Portal · Rabu 17 Agustus 2022 10:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 17 51 2649348 punya-utang-budi-gabriel-batistuta-masih-terkenang-dengan-diego-maradona-MyKr9DHxcQ.jpg Gabriel Batistuta saat membela Timnas Argentina. (Foto: ist)

GABRIEL Batistuta dan segenap masyarakat Argentina punya utang budi dengan Diego Armando Maradona. Sebab menurutnya, mereka tidak memberikan perlakuan yang pantas bagi Maradona, yang telah menghibur mereka semua dengan permainan gemilangnya di atas lapangan.

Batistuta dan Maradona tidak pernah saling berhadapan di Liga Italia. Batistuta datang pertama kali ke Fiorentina pada musim 1991-1992 dan Si Tangan Tuhan –julukan Maradona- meninggalkan Negeri Pizza semusim sebelumnya.

Diego Maradona

Kendati demikian, mereka berdua bermain bersama untuk La Albiceleste –julukan Timnas Argentina, terutama di Piala Dunia 1994. Akan tetapi, karena memang berasal dari era yang berbeda, mereka tak terlalu banyak bermain bersama.

Pada November 2020 lalu, Maradona telah wafat pada usia 60 tahun karena serangan jantung. Legenda Napoli itu pun pergi dengan banyak momen kontroversial dalam hidupnya seperti saat terjerat narkoba.

Batistuta pun mengaku merasa berhutang budi ketika ia mengenang nama Maradona. Sebab menurutnya, dirinya, masyarakat Argentina dan juga para penggemar sepakbola kurang memberikan rasa hormat yang pantas untuknya.

“Ketika saya memikirkan dia (Maradona), saya merasa aneh dan berutang budi. Saya tidak setuju dengan 60 persen dari hal-hal yang ia lakukan, tapi apa yang kita lakukan untuk merawatnya?” kata Batistuta dilansir dari Football Italia, Rabu (17/8/2022).

Diego Maradona

“Apa yang telah saya, sebagai penggemar, dan masyarakat kita lakukan? Kami tidak melakukan apa-apa. Ia telah memberi kami segalanya dan kami tidak membalasnya. Sejak awal tidak ada yang melakukan apapun untuk Diego,” imbuhnya.

"Gambar terakhir Maradona di TV sangat menyedihkan, ketika saya melihatnya saya berkata pada diri sendiri 'orang ini adalah hantu,' saya pikir mereka telah menyeretnya ke sana untuk mengambil keuntungan darinya,” tuturnya.

Meski cukup kontroversial selama dan setelah karier sepakbolanya, Maradona dianggap sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang masa. Ia dijadikan pahlawan oleh pendukung Napoli usai mempersembahkan dua Scudetto dan juga membawa Timnas Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986.

Sampai saat ini, Maradona masih didewakan oleh para penggemar Partenopei –julukan Napoli. Wajahnya diabadikan dalam banyak karya lukis di dinding-dinding Kota Naples.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini