Man United, Juan Mata Lagi Merasa Kesulitan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 01 Desember 2020 19:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 45 2319796 man-united-juan-mata-lagi-merasa-kesulitan-kPaHXMjJBp.jpg Juan Mata. (Foto/Man United)

MANCHESTER - Juan Mata sedang melakukan pengakuan. Gelandang asal Spanyol itu mengakui sulit menampilkan permainan terbaiknya untuk Manchester United karena dia tidak bermain setiap minggu.

Pemain sayap berusia 32 tahun itu memang kurang mendapat jatah bermain dari Ole Gunnar Solskjaer pada musim ini. Eks pemain Chelsea tersebut hanya bermain tujuh di semua kompetisi, dengan empat di antaranya tampil di Liga Inggris.

Foto/Man United

Dia terakhir kali bermain untuk Man United saat timnya meraih kemenangan melawan West Brom dengan skor 1-0 pada 21 November 2020 lalu. Sejak saat itu, Mata hanya duduk di bangku cadangan dalam dua laga terakhir Man United.

Baca juga: Sinyal Solskjaer Mainkan Cavani saat Man United Lawan PSG

Mata sendiri sudah berada di Man United sejak 2014. Namun, penampilan dia mengalami penurunan dalam beberapa musim terakhir setelah adanya Marcus Rashford dan Anthony Martial.

Sang pemain sendiri mengaku bahwa dia mengalami kesulitan secara mental. Meski begitu dia tetap berusaha kuat dan berlatih dengan keras.

"Saya mencoba untuk tetap kuat dengan berlatih sebaik mungkin, untuk siap secara fisik dan mental setiap kali pelatih memainkan saya,” kata dia kepada L'Equipe mengutip Mirror, Selasa (1/12/2020).

"Tentu saja tidak mudah untuk melakukannya saat Anda tidak memainkan setiap pertandingan," tambahnya.

Man United akan menjamu Paris Saint-Germain di Liga Champions pada Kamis 3 Desember 2020. Mereka hanya membutuhkan seri untuk lolos menuju babak 16 besar.

Menjelang pertandingan, Mata memuji PSG. "PSG adalah tim yang luar biasa, yang baru-baru ini bermain di final Liga Champions (2019-2020).”

"Selama pertandingan kami di Parc des Princes, kami tampil bagus.”

"Tapi mengingat evolusi grup, saya yakin Parisians akan datang ke Old Trafford untuk menang. Kami tahu betapa berbahayanya mereka," tambah Mata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini