Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bidik Kemenangan atas Monchengladbach, Conte: Ini Satu-satunya Harapan Inter

Bagas Abdiel , Jurnalis-Selasa, 01 Desember 2020 |11:49 WIB
Bidik Kemenangan atas Monchengladbach, Conte: Ini Satu-satunya Harapan Inter
Antonio Conte (Foto: Reuters)
A
A
A

MONCHENGLADBACH – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, meminta anak asuhnya untuk fokus menghadapi Borussia Monchengladbach pada matchday kelima Grup B Liga Champions 2020-2021. Ini menjadi satu-satunya harapan untuk Inter demi menjaga peluang lolos ke babak 16 besar.

Laga tersebut akan dimainkan di Stadion im Borussia-Park, Rabu 2 Desember 2020 dini hari WIB. Ini akan menjadi laga hidup mati untuk Inter karena seandainya mereka gagal, maka Inter bisa dipastikan tidak lolos ke babak 16 besar.

Inter Milan

Sebaliknya, jika mereka mampu memenangi laga kontra Monchengladbach, maka Inter masih punya harapan. Mereka akan menjalani laga hidup mati di matchday pamungkas untuk menentukan nasib lolos ke babak 16 besar.

Tetapi, Conte juga mengingatkan anak asuhnya bahwa nasib mereka di Liga Champions musim ini akan bergantung pada diri sendiri. Karena itu, ia berharap para pemain bisa tetap fokus dan memastikan tiga poin di laga tersebut.

Baca juga Conte Kesal Inter Dipandang Remeh di Liga Champions Usai Kalah dari Madrid

“Kami memulai kiprah di Liga Champions dengan mampu mengandalikan nasib kami sendiri, fakta bahwa kami tak mampu melakukannya lagi berarti kami gagal dalam mengendalikan beberapa situasi,” ungkap Conte, mengutip dari laman resmi Inter Milan, Selasa (1/12/2020).

“Satu-satunya cara untuk menjaga harapan kami adalah dengan memenangkan pertandingan melawan Borussia,” lanjutnya.

Meski begitu, Conte menyadari laga kontra Monchengladbach tidaklah mudah. Apalagi klub asal Jerman itu saat ini masih menjadi pemimpin klasemen sementara Grup B, setelah tidak terkalahkan dalam empat laga.

Selain itu, pada pertemuan pertama, Inter sendiri juga tidak bisa berbuat banyak saat menjamu Monchengladbach. Bermain di markas sendiri, Romelu Lukaku dan kawan-kawan hanya bisa bermain imbang 2-2.

Inter Milan

“Kami tahu hal itu tidak akan mudah, mereka telah menunjukkan betapa kuat mereka,” sambung mantan pelatih Chelsea tersebut.

“Akan tetapi, ini menjadi sebuah kesempatan untuk meniti jalur di ajang Eropa, di mana partai-partai knockout penting seringkali dimainkan. Ini menjadi tes lanjutan bagi kami,” pungkasnya.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement