Hampir Mustahil Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions, Inter Berharap Ada Keajaiban

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 02:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 261 2317010 hampir-mustahil-lolos-ke-babak-16-besar-liga-champions-inter-berharap-ada-keajaiban-kQrQntixQ1.jpg Stefan de Vrij (Foto: Reuters)

MILAN Inter Milan hampir mustahil lolos ke babak 16 besar setelah kalah 0-2 dari Real Madrid pada pertandingan keempat Grup B Liga Champions 2020-2021. I Nerazzurri –julukan Inter– hanya bisa berharap ada keajaiban sehingga bisa lolos dari Grup B.

Kekalahan dari Madrid membuat Inter menempati dasar klasemen sementara dengan koleksi dua poin. Inter tertinggal lima poin dari Madrid (posisi kedua) dan enam poin dari Borussia Monchengladbach (posisi pertama). Inter bahkan berada di bawah Shakhtar Donetsk di posisi ketiga yang mengoleksi empat poin.

Inter vs Madrid (Foto: Reuters)

Hal itu membuat Inter harus memenangkan dua pertandingan terakhir Grup B untuk menyalip koleksi poin Madrid sehingga lolos ke fase gugur. Akan tetapi, skenario itu tidak akan terjadi jika Madrid pun memenangkan dua pertandingan terakhir mereka. Peluang Inter lolos ke babak 16 besar tidak berada di tangan mereka sendiri sekarang.

Kondisi itu tidak akan terjadi jika Inter bisa mengambil poin penuh saat menjamu Madrid pada Kamis dini hari silam. Inter sayangnya gagal memanfaatkan laga kandang untuk mengalahkan Madrid.

BACA JUGA: Gara-Gara Ucapkan Ini, Vidal Diberi Kartu Merah di Laga Inter vs Madrid

Bek tengah Inter, Stefan de Vrij, menyatakan timnya sudah kesusahan melawan Madrid sejak awal pertandingan. Gol pertama Madrid, yang dibuat Eden Hazard (7’), memberatkan langkah Inter dalam pertandingan tersebut.

Keadaan Inter memburuk ketika Arturo Vidal menerima kartu kuning kedua pada menit ke-33. Kehilangan satu pemain membuat Inter semakin kesulitan mengimbangi permainan Madrid.

Inter pun lebih banyak bertahan di daerah sendiri karena tekanan dari Los Blancos –julukan Madrid. Kondisi itu membuat pemain inter, Achraf Hakimi, membuat kesalahan fatal yang berujung gol bunuh diri pada menit ke-59. Inter pun kalah 0-2 sehingga nasibnya berada di ujung tanduk sekarang.

“Kesempatan pertama Madrid memasuki area penalti kami, mereka langsung memperoleh hadiah penalti dan keunggulan. Kami sudah kesulitan sejak awal pertandingan,” ujar De Vrij, mengutip dari laman resmi Inter, Jumat (27/11/2020).

Ivan Perisic (Foto: Reuters)

“Ketika kami harus tampil dengan sepuluh pemain, laga menjadi lebih sulit. Kami memulainya dengan baik pada babak kedua dan melakukan beberapa percobaan, tetapi itu tidak cukup. Kami kecewa dengan hasil dan situasi kami saat ini di grup,” ucap pemain asal Belanda tersebut.

“Kami memiliki dua pertandingan tersisa untuk dimainkan dan kami akan mencoba untuk memenangkan keduanya. Setelah itu, sayangnya keputusan akhir tidak hanya berada di tangan kami sendiri. Kami hanya bisa berpikir untuk memberikan yang terbaik di lapangan,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini