Dibobol Maradona dengan Tangan, Eks Kiper Timnas Inggris Masih Kesal

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 26 November 2020 12:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 51 2316541 dibobol-maradona-dengan-tangan-eks-kiper-timnas-inggris-masih-kesal-asZ2WH6NwM.jpg Gol Tangan Tuhan Diego Maradona ke Inggris Piala Dunia 1986. (FIFA)

LONDON – Eks kiper Tim Nasional (Inggris), Peter Shilton, masih ingat saat gawangnya dibobol Diego Maradona. Dia pun masih kesal karena sang ikon sepakbola Argentina mencetak gol menggunakan tangannya.

Momen itu terjadi dalam ajang akbar Piala Dunia 1986. Inggris dan Argentina bertemu di babak perempatfinal.

Foto/Reuters

Maradona memimpin timnya melalui sejumlah serangan. Namun, gol belum juga tercipta hingga babak pertama usai.

Baca juga: 5 Statistik Brilian yang Dicetak Diego Maradona 

Enam menit setelah babak kedua dimulai, Maradona mencetak gol. Dia membawa keunggulan bagai Timnas Argentina melalui tangannya. Gol itu kemudian dikenal dengan “Tangan Tuhan”.

"Jelas pelanggaran. Curang," tulis Shilton mengutip Daily Mail, Kamis (26/11/2020).

"Saat dia berlari untuk merayakan, dia bahkan menoleh ke belakang dua kali, seolah menunggu peluit wasit. Dia tahu apa yang telah dilakukannya. Semua orang melakukannya, selain wasit dan dua hakim garis," tambahnya.

Empat menit berrselang setelah gol pertama, Maradona menari dari tengah lapangan. Dia melewati sejumlah pemain Inggris juga sang kiper. Sebagai pamungkas, Maradona melesakkan bola ke gawang Inggris pada menit 55.

"Saya tidak peduli apa yang dikatakan orang, itu memenangkan pertandingan untuk Argentina," kesal Shilton.

"Dia mencetak gol kedua dengan brilian, tetapi kami masih belum pulih dari apa yang terjadi beberapa menit sebelumnya. Hal itu mengganggu saya selama bertahun-tahun. Saya tidak akan berbohong tentang itu sekarang," tuturnya.

Foto/Reuters

Shilton mengatakan fakta Maradona tidak pernah meminta maaf masih mengganggu dia dan rekan satu tim Inggrisnya dari Piala Dunia itu. “Dia memiliki kehebatan dalam dirinya tetapi sayangnya tidak ada sportivitas.

“Sebagian besar tim Inggris yang bermain di Meksiko merasakan apa yang saya lakukan hingga hari ini," kata ek pemain yang kini berusia 71 tahun itu.

"Di lapangan sepakbola, para pemain melakukan hal-hal yang mungkin seharusnya tidak mereka lakukan.”

"Kuharap itu tidak mencemari warisan Maradona,” ujar Shilton.

Diego Maradona meninggal dunia di rumahnya di Buenos Aires pada Rabu 25 November 2020. Sang ikon sepakbola Argentina meninggal pada usia 60 tahun setelah mengalami serangan jantung.

Sebelumnya, pada awal November, Maradona menjalani operasi pembekuan darah di otaknya. Dia juga menjalani perawatan untuk mengatasi ketergantungan alkohol.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini