Diego Maradona, si Miskin yang Jadi Legenda Sepakbola Dunia

Andika Pratama, Jurnalis · Kamis 26 November 2020 00:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 51 2316266 diego-maradona-si-miskin-yang-jadi-legenda-sepakbola-dunia-cUYtDpsCRe.jpg Diego Maradona (Foto: Reuters)

DIEGO Armando Maradona meninggal dunia pada Rabu 25 November 2020, malam WIB. Kabar itu adalah berita duka bagi semua pencinta sepakbola di dunia. Sebab, Maradona adalah salah satu pesepakbola terbaik sepanjang masa.

Menarik untuk mengenang perjalanan Maradona sejak kecil hingga sekarang. Maradona lahir di Buenos Aires pada 30 Oktober 1960. Maradona adalah anak dari Don Diego (ayah) dam Dalma Salvadora (ibu). Maradona merupakan anak kelima dari delapan bersaudara (lima perempuan dan tiga laki-laki).

Diego Maradona

Kehidupan Maradona kecil begitu akrab dengan kemiskinan karena sang ayah hanya berkerja di pabrik dan menjadi tukang batu. Alhasil, Maradona harus menjalani hidup yang cukup keras sewaktu kecil.

Sang ibu bahkan mengharapkan Maradona menjadi seorang akuntan agar bisa mengubah nasib keluarganya. Akan tetapi, jalan takdir tidak membawa Maradona menjadi akuntan seperti impian ibunya. Maradona justru menjadi pesepakbola.

BACA JUGA: Diego Maradona Meninggal Dunia dan Gol Tangan Tuhan yang Melegenda

Maradona pertama kali bersentuhan dengan sepakbola saat berumur tiga tahun. Saat itu, dia diberi hadiah ulang tahun berupa bola sepak oleh sepupunya, Beto Zarate. Setelah itu, Maradona tidak terpisahkan dengan sepakbola.

Kemampuan Maradona mengolah si kulit bundar meningkat seiring umur bertambah. Bakat Maradona terlihat oleh pemandu bakat sehingga dia pun bergabung ke tim muda Argentinos Juniors, Los Cebollitas.

Maradona tampil luar biasa bersama Los Cebollitas dengan tidak terkalahkan dalam 136 laga secara beruntun. Kehebatan Maradona bersama Los Cebolitas membuka pintu baginya untuk naik kelas. Ketika berumur 16 tahun pada 1976, Maradona pun bermain untuk Argentina Juniors.

Setelah lima musim membela Argentina Juniors, Maradona pun bergabung ke Boca Juniors yang membuat namanya semakin tenar. Setelah membawa Boca Juniors juara Liga Argentina 1981, Maradona pergi ke Eropa untuk bergabung ke Barcelona pada 1982.

Infografis Diego Maradona (Foto: Okezone)

Maradona kembali menunjukkan tajinya bersama Barcelona. Pria asal Argentina itu membawa Barcelona meraih tiga trofi bergengsi. Akan tetapi, kebersaman Maradona dengan Barcelona berakhir pada musim panas 1984 karena dia memilih hengkang ke Napoli.

Maradona berjasa besar untuk membawa Napoli menjadi salah satu tim yang disegani saat itu. Maradona mengantarakan Napoli meraih lima trofi bergengsi. Maradona menyudahi perjalanannya bersama Napoli pada 1991, lalu bergabung ke Sevilla setahun berselang.

Semusim bermain dengan Sevilla, Maradona pulang ke Argentina untuk membela Newell’s Old Boys (1993-1994) dan Boca Juniors (1995-1997). Maradona pensiun dari dunia sepakbola pada 25 Oktober 1997. Pria asal Argentina itu total meraih 11 trofi bergengsi yang salah satunya adalah Piala Dunia 1986. Trofi Piala Dunia adalah persembahan terbesar Maradona untuk Tanah Kelahirannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini