Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diego Maradona, si Miskin yang Jadi Legenda Sepakbola Dunia

Andika Pratama , Jurnalis-Kamis, 26 November 2020 |00:54 WIB
Diego Maradona, si Miskin yang Jadi Legenda Sepakbola Dunia
Diego Maradona (Foto: Reuters)
A
A
A

Maradona tampil luar biasa bersama Los Cebollitas dengan tidak terkalahkan dalam 136 laga secara beruntun. Kehebatan Maradona bersama Los Cebolitas membuka pintu baginya untuk naik kelas. Ketika berumur 16 tahun pada 1976, Maradona pun bermain untuk Argentina Juniors.

Setelah lima musim membela Argentina Juniors, Maradona pun bergabung ke Boca Juniors yang membuat namanya semakin tenar. Setelah membawa Boca Juniors juara Liga Argentina 1981, Maradona pergi ke Eropa untuk bergabung ke Barcelona pada 1982.

Infografis Diego Maradona (Foto: Okezone)

Maradona kembali menunjukkan tajinya bersama Barcelona. Pria asal Argentina itu membawa Barcelona meraih tiga trofi bergengsi. Akan tetapi, kebersaman Maradona dengan Barcelona berakhir pada musim panas 1984 karena dia memilih hengkang ke Napoli.

Maradona berjasa besar untuk membawa Napoli menjadi salah satu tim yang disegani saat itu. Maradona mengantarakan Napoli meraih lima trofi bergengsi. Maradona menyudahi perjalanannya bersama Napoli pada 1991, lalu bergabung ke Sevilla setahun berselang.

Semusim bermain dengan Sevilla, Maradona pulang ke Argentina untuk membela Newell’s Old Boys (1993-1994) dan Boca Juniors (1995-1997). Maradona pensiun dari dunia sepakbola pada 25 Oktober 1997. Pria asal Argentina itu total meraih 11 trofi bergengsi yang salah satunya adalah Piala Dunia 1986. Trofi Piala Dunia adalah persembahan terbesar Maradona untuk Tanah Kelahirannya.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement