Man United Tak Punya Karakter Bemain

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 26 November 2020 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 45 2316686 man-united-tak-punya-karakter-bemain-oiNtfqkz5l.jpg Paul Pogba dan Bruno Fernandes. (Foto/Manchester United)

MANCHESTER - Paul Scholes menyatakan eks klubnya, Manchester United tidak memiliki karakter bermain. Hal itu disampaikannya di tengah isu perekrutan direktur sepakbola yang akan mengatur belanja pemain untuk Man United.

Sebelumnya, eks pemain Man United lainnya, Owen Hargreaves mengatakan bahwa Setan Merah memerlukan seseorang yan bertugas untuk mendatangkan pemain. Dia membandingkan dengan Liverpool, yang memiliki Michael Edwards.

Foto/Reuters

"Lihatlah Michael Edwards, apa yang dia lakukan di Liverpool, pekerjaan yang telah dia lakukan," jelas Hargreaves kepada BT Sport mengutip Mirror, Kamis (26/11/2020).

Baca juga: Scholes Temukan Peran yang Cocok untuk Van de Beek di Man United

"Pria itu mengadakan klinik setiap musim panas tentang cara merekrut pemain. Lihatlah (Diogo) Jota, yang telah masuk, dampak yang dia miliki.”

“Liverpool memiliki tim yang sangat bagus sebelum Alisson (Becker) masuk dan (Virgil) van Dijk.”

"Anda berubah dari tim yang bagus menjadi tim yang hebat kemudian menambahkan Fabinho, Thiago (Alcantara). Saya hanya berpikir itu adalah modelnya, jadi saya pikir Anda membutuhkan orang itu.

"Tapi mereka harus mengatasinya, perekrutan adalah satu-satunya hal yang akan menjembatani kesenjangan."

Man United tidak memiliki padanan seperti Michael Edwards. Namun, dalam beberapa minggu terakhir, nama Edwin van der Sar dikatikan untuk menjadi direktur sepakbola Man United.

Foto/Man United

Seorang direktur sepakbola pasti bisa membantu Man United melakukan pembelian. Hanya saja, Scholes percaya klub perlu mencari tahu pemain seperti apa yang diinginkan sebelum membawa direktur sepakbola.

"Masalah besar yang dihadapi Man United saat ini adalah mereka tidak benar-benar memiliki karakter bermain. Mereka berubah dari minggu ke minggu jadi bagaimana mereka bisa menemukan pemain?”

"Katakanlah mereka bermain 4-3-3 setiap minggu, mereka bisa menemukan tipe pemain. Saya bisa menemukan dua pemain sayap. Itulah perbedaan besar dengan Sir Alex. Dia tahu persis cara bermainnya sehingga dia bisa membeli tipe pemain yang tepat.”

"Hampir tidak mungkin bagi seorang kepala pramuka atau direktur sepakbola karena Anda tidak tahu pemain seperti apa yang Anda inginkan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini