FIFA Berduka Atas Meninggalnya Ricky Yacobi

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 25 November 2020 16:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 51 2316060 fifa-berduka-atas-meninggalnya-ricky-yacobi-BhLho7Z1Yp.jpg Gianni Infantino. (Foto/FIFA)

JAKARTA – Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) menyampaikann tutur berduka cita atas meninggalnya legenda sepakbola Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Ricky Yacobi. Pesan itu disampaikan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino.

“Kepada Ketua Umum PSSI (Mochamad Iriawan) yang terkasih, saya ingin mengucapkan ungkapan turut berduka cita yang mendalam atas kepergian mantan pemain timnas dan legenda sepakbola Indonesia, Ricky Yacobi. Kata-kata rasanya tak cukup untuk mengungkapkan kesedihan atas kehilangan ini," kata Gianni Infantino mengutip laman PSSI, Rabu (25/11/2020).

Foto/Ist

Ricky Yacobi meninggal di usia ke-57 tahun pada Sabtu, (21/11/2020) setelah mencetak gol saat bermain sepabola bersama rekan-rekannya di salah satu lapangan di kompleks Gelora Bung Karno. Ricky meninggal karena terkena serangan jantung.

Baca juga: Fakta-Fakta Gemilang Legenda Timnas Indonesia Ricky Yacobi

“Dia (Ricky Yakobi) dikenang sebagai pemain Indonesia yang paling menonjol di tahun 1980-an, top skorer, peninggalan dan pencapaian yang sudah ia diraih, dan terlebih khusus tentang kepribadiannya, popularitasnya, kepemimpinannya dan kualitasnya sebagai manusia secara utuh, tidak akan pernah bisa dilupakan. Dia akan selalu dirindukan,” lanjutnya.

Foto/FIFA

Rikcy memperkuat Timnas Indonesia, sejak 1985 hingga 1991. Salah pencapaian terbaiknya adalah mempersembahkan medali emas bagi Indonesia di ajang SEA Games 1987.

Selama memperkuat Timnas Indonesia, Ricky Yacobi cukup produktif dalam mencetak gol. Dia mencetak 15 gol dari 31 penampilannya.

Salah satu gol yang paling dikenang terjadi saat Timnas Indonesia berlaga di ajang Asian Games 1986 di Seoul, Korea Selatan. Ricky dan kolega berhasil membawa Timnas Indonesia hingga babak semifinal.

“Selama kariernya Ricky sudah menjadi kapten untuk tim Indonesia selama lebih dari 30 kali, dan membawa tim nasional memimpin pada pertengahan tahun 1980an. Di level klub,karier Ricky di PSMS dan Arseto FC serta klub Jepang Matsushita FC (kini Gamba Osaka). Ia akan selalu dikenang,” ungkapnya.

Presiden FIFA dalam suratnya juga memberikan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan. “Mewakili komunitas sepak bola internasional, saya ingin turut bersimpati yang amat dalam untuk PSSI, dan untuk keluarga Ricky, teman-teman dan orang-orang terkasih yang ditinggalkan. Kami akan selalu bersama kalian,” tuturnya.

“Kami harap semua kenangan dan kata-kata penyemangat akan membantu untuk memberikan kedamaian dan penghiburan di masa-masa sulit saat ini,” pungkas Gianni Infantino.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini