“Ini akan menjadi seperti final besok. Kami akan dibuat menderita, tetapi kami akan melakukan pendekatan terhadap laga ini dengan mentalitas yang benar,” lanjut pelatih berkebangsaan Prancis tersebut.
Zidane sendiri tak ingin terlalu ambil pusing dengan absennya Ramos. Karena menurutnya adalah hal yang wajar jika pada satu momen, sebuah tim mengalami kesulitan karena hal-hal seperti ini. Maka dari itu, Zidane memandang ini seperti sebuah ujian kelayakan bagi Madrid.

“Inilah sepakbola, ada saat-saat Anda merasa kuat dan semua yang Anda coba berhasil, lalu saat-saat yang lebih rumit ketika Anda harus menyingsingkan lengan baju. Ini bukan hanya di Real Madrid, tetapi setiap tim mendapatkannya,” terang Zidane.
Madrid dan Inter sejatinya sama-sama membutuhkan poin penuh untuk terus menjaga asa agar lolos ke fase gugur. Sebab, saat ini Madrid menempati posisi ketiga klasemen Grup B dengan empat poin. Sedangkan Inter di posisi juru kunci karena baru memperoleh dua angka.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)