Pemain Arsenal Ini Diminta Marah ke Mikel Arteta

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 19:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 45 2312643 pemain-arsenal-ini-diminta-marah-ke-mikel-arteta-9Tfh0YVC4X.jpg Eddie Nketiah. (Foto/Reuters)

LONDON - Ian Wright meminta pemain uda Arsenal, Eddie Nketiah untuk marah ke pelatihnya, Mikel Arteta agar mendapatkan menit bermain lebih banyak. Pasalnya, pemain berusia 21 tahun itu baru bermain sekali laga di Liga Inggris 2020-2021.

Nasihat Wright, datang setelah Nketiah bermain gemilang bersama Timas Inggris U-21. Dia mencetak dua gol saat Inggris mengalahkan Albania dengan skor 5-0, namun gagal mengeksekusi penalti.

Foto/Arsenal

Performa Nketiah bersama Timnas Inggris U-21 memang sedang menanjak. Dia menjadi pencetak gol terbanyak selama kualifikasi Piala Eropa. Dia mencetak sembilan gol dari sembilan penampilannya.

Baca juga: Penyerang Muda Arsenal Ini Diprediksi Jadi Mesin Gol

Atas pencapaiannya itu, Wright meminta marah kepada Arteta agar dia mendapatkan waktu bermain lebih banyak. Pasalnya, penampilan Alexandre Lacazette sebagai striker utama The Gunners tak mumpuni.

“Kita berbicara tentang Laca (Lacazetter) dan orang-orang berbicara tentang Laca harus dibawa keluar. Mungkin hanya untuk dirinya sendiri, sekedar untuk istirahat.”

“Eddie sekarang harus melihat apa yang dilakukan Laca, mengapa Laca ada di tim, mengapa Laca dipilih untuk mengatasinya meskipun dia tidak mencetak gol. Dan dia harus mulai belajar tentang perkembangan dirinya sendiri.”

“Kami tahu dia mampu mencetak gol karena dia bisa masuk ke dalam kotak dan dia bisa menyelesaikannya, dia harus menambahkan hal-hal lain itu ke permainannya untuk memberi sedikit lebih banyak tekanan pada Laca dengan semua haknya.

Penampilan Nketiah di Arsenal juga meyakinkan. Dia telah diberikan kepercayaan oleh Mikel Arteta dengan bermain sebanyak 14 di semua kompetisi dengan mencetak tiga gol.

“Dia seharusnya memaksakan diri sekarang, terutama dengan Laca. Jika dia dipinjamkan pada awal musim dan Laca dalam performa terbaiknya, orang mungkin akan berkata, ‘Untuk apa Anda mengirim Eddie dengan status pinjaman? Dia harus ada di sana!’” papar Wright.

“Saat ini Anda memiliki pemain nomor 9 yang memiliki kepercayaan diri rendah, ia membawa begitu banyak hal untuk tim, tetapi di saat yang sama, jika manajer memiliki seseorang yang merupakan ancaman gol dan melakukannya dengan cukup baik, ia mungkin mempermainkanmu. Dia perlu marah," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini