Namun itu terjadi hanya saat Bambang memulai kariernya di Diklat Salatiga pada periode 1990-1995. Saat sudah menjadi pemain profesional, sosok ayah tetap menjadi kritikus baginya dalam perjalanan kariernya selama 20 tahun hingga akhirnya pensiun pada Desember 2019.
Kritik positif dari sang ayah berhasil mengantarkan Bambang Pamungkas meraih berbagai prestasi sebagai pemain sepak bola, baik itu gelar bagi klub maupun prestasi individu.
Selama membela Persija sejak 1999, Bepe telah membuat 200 gol untuk skuad Macan Kemayoran. Ia juga mempersembahkan dua gelar Liga 1 Indonesia pada 2001 dan 2018, serta satu gelar Piala Presiden 2018.

Adapun saat membela klub Selangor FA, Bepe mempersembahkan gelar Malaysia Premier League, Malaysia FA Cup dan Malaysia Cup, yang semuanya diraih pada tahun 2005.
Sementara untuk gelar individu, Bepe pernah meraih beberapa gelar antara lain pencetak gol terbanyak Liga 1 Indonesia musim 1990/2000, pemain terbaik Liga 1 Indonesia 2001, serta pemain tersubur timnas Indonesia dalam Piala Tiger 2002.
Hingga saat ini, seturut catatan AFC, Bambang Pamungkas masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak di timnas sebelum pensiun pada 2013. Ia mencetak torehan 37 gol dari total 85 penampilan bersama tim nasional Indonesia.
(Widi Agustian)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.