JAKARTA - Legenda timnas Indonesia Bambang Pamungkas mengungkapkan bahwa ayahnya adalah kritikus terbesar bagi dia selama berkarier sebagai pemain sepak bola.
“Ayah saya pelatih sepak bola, kritikus terbesar saya dalam karier saya,” ungkap Bambang di Jakarta.
Meski ayahnya selalu memberi masukan kepadanya, namun pria yang akrab disapa Bepe itu justru mengaku tak suka jika ayahnya datang ke stadion menonton anaknya bertanding. Pelatihnya, ungkapnya, bahkan pernah rela datang jauh-jauh ke rumah Bambang di Salatiga hanya untuk meminta sang ayah untuk tidak menonton dia.
Baca juga: Tak Kapok Positif Covid-19, Cristiano Ronaldo Kembali Gabung Timnas Portugal
Baca juga: Bukan Sekadar Kata, Fernandes Minta Man United Benar-Benar Bangkit Lawan Everton

Alasannya, Bepe takut dan selalu mendadak tak bisa fokus bermain. Ketakutan itu juga muncul karena setiap ayahnya ikut menonton, ia merasa tertekan serta khawatir.
“Jadi pernah suatu ketika pelatih saya ketemu orang tua saya cuma untuk bilang kalau Bambang main, jangan ditonton karena kalau ditonton saya benar-benar hilang (kemampuan) main bolanya,” ucapnya.
“Karena setiap bapak nonton saya, pasti bilang tadi kurang ini, itu. Ada benernya juga bahwa tidak seharusnya menekan anak, tetapi lebih ke membiarkan dia menikmati prosesnya sampai nanti pada tahap dia bisa dikoreksi,” kata dia menambahkan.