Cerita Bambang Pamungkas Soal sang Ayah: Kritikus Terbesar Saya

Antara, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 49 2305291 cerita-bambang-pamungkas-soal-sang-ayah-kritikus-terbesar-saya-2LlY727Pif.jpg (Foto: Ant)

JAKARTA - Legenda timnas Indonesia Bambang Pamungkas mengungkapkan bahwa ayahnya adalah kritikus terbesar bagi dia selama berkarier sebagai pemain sepak bola.

“Ayah saya pelatih sepak bola, kritikus terbesar saya dalam karier saya,” ungkap Bambang di Jakarta.

Meski ayahnya selalu memberi masukan kepadanya, namun pria yang akrab disapa Bepe itu justru mengaku tak suka jika ayahnya datang ke stadion menonton anaknya bertanding. Pelatihnya, ungkapnya, bahkan pernah rela datang jauh-jauh ke rumah Bambang di Salatiga hanya untuk meminta sang ayah untuk tidak menonton dia.

Baca juga: Tak Kapok Positif Covid-19, Cristiano Ronaldo Kembali Gabung Timnas Portugal

Baca juga: Bukan Sekadar Kata, Fernandes Minta Man United Benar-Benar Bangkit Lawan Everton

Alasannya, Bepe takut dan selalu mendadak tak bisa fokus bermain. Ketakutan itu juga muncul karena setiap ayahnya ikut menonton, ia merasa tertekan serta khawatir.

“Jadi pernah suatu ketika pelatih saya ketemu orang tua saya cuma untuk bilang kalau Bambang main, jangan ditonton karena kalau ditonton saya benar-benar hilang (kemampuan) main bolanya,” ucapnya.

“Karena setiap bapak nonton saya, pasti bilang tadi kurang ini, itu. Ada benernya juga bahwa tidak seharusnya menekan anak, tetapi lebih ke membiarkan dia menikmati prosesnya sampai nanti pada tahap dia bisa dikoreksi,” kata dia menambahkan.

Namun itu terjadi hanya saat Bambang memulai kariernya di Diklat Salatiga pada periode 1990-1995. Saat sudah menjadi pemain profesional, sosok ayah tetap menjadi kritikus baginya dalam perjalanan kariernya selama 20 tahun hingga akhirnya pensiun pada Desember 2019.

Kritik positif dari sang ayah berhasil mengantarkan Bambang Pamungkas meraih berbagai prestasi sebagai pemain sepak bola, baik itu gelar bagi klub maupun prestasi individu.

Selama membela Persija sejak 1999, Bepe telah membuat 200 gol untuk skuad Macan Kemayoran. Ia juga mempersembahkan dua gelar Liga 1 Indonesia pada 2001 dan 2018, serta satu gelar Piala Presiden 2018.

Adapun saat membela klub Selangor FA, Bepe mempersembahkan gelar Malaysia Premier League, Malaysia FA Cup dan Malaysia Cup, yang semuanya diraih pada tahun 2005.

Sementara untuk gelar individu, Bepe pernah meraih beberapa gelar antara lain pencetak gol terbanyak Liga 1 Indonesia musim 1990/2000, pemain terbaik Liga 1 Indonesia 2001, serta pemain tersubur timnas Indonesia dalam Piala Tiger 2002.

Hingga saat ini, seturut catatan AFC, Bambang Pamungkas masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak di timnas sebelum pensiun pada 2013. Ia mencetak torehan 37 gol dari total 85 penampilan bersama tim nasional Indonesia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini