MANCHESTER – Nihil gol dalam dua pertandingan terakhir membuat Marcus Rashford menjadi sasaran kritik dari Paul Scholes. Mantan gelandang Manchester United itu menilai sang penyerang bakal mengulangi kesalahan yang dilakukan Luis Nani dahulu.
Sepanjang dua musim terakhir, Marcus Rashford berkembang menjadi lumbung gol Man United. Musim lalu, pemain berusia 23 tahun itu menceploskan 22 gol di semua kompetisi. Sedangkan musim ini, torehan golnya sudah menyentuh angka tujuh dari 11 pertandingan.
Akan tetapi, catatan itu belum cukup bagi Paul Scholes. Menurutnya, Marcus Rashford belum bermain sesuai potensi yang sebenarnya. Ia sedikit heran mengapa pemain bernomor punggung 10 itu benar-benar mengoptimalkan keunggulan berupa kecepatan lari.
Baca juga: Disikat Basaksehir, Bruno Fernandes Akui Man United Banyak Lakukan Kesalahan

Baginya, sebagai pemain yang punya kecepatan lari luar biasa, Marcus Rashford harus selalu mengincar ruang di belakang bek lawan. Pergerakan itu sudah tidak perlu lagi diinstruksikan oleh siapa pun, termasuk Ole Gunnar Solskjaer.
“Pemain harus paham dengan kekuatan mereka. Kekuatan Marcus adalah berlari di belakang pemain lawan karena kecepatannya,” ujar Paul Scholes, melansir dari Goal, Kamis (5/11/2020).
Kritik kemudian diarahkan kepada gelandang-gelandang Man United. Para pemain di lini tengah itu dinilai kurang mampu menyuplai bola ke depan, yang dapat mengeksploitasi kecepatan lari Marcus Rashford. Alhasil, mereka kurang bisa tampil dengan maksimal.