Pulang ke Tanah Air, PSSI Punya Kekhawatiran dengan Timnas Indonesia U-19

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 51 2300302 pulang-ke-indonesia-pssi-punya-kekhawatiran-dengan-timnas-indonesia-u-19-fepsuDWr8f.jpg Timnas Indonesia U-19 (Foto: Laman resmi PSSI)

JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, memiliki kekhawatiran setelah Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 selesai menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) di Kroasia. Pasalnya setelah tiba di Tanah Air, para pemain akan dipulang ke rumah masing-masing.

Tidak adanya kompetisi Liga 1 2020 membuat para pemain hanya bisa pulang ke rumah dan akan melakukan latihan secara virtual. Padahal, Iriawan sangat berharap para pemain bisa melanjutkan tetap mengikuti pertandingan kompetitif agar mampu menjaga ritme permainan.

Timnas Indonesia U-19

Sejak menjalani TC di Kroasia pada 30 Agustus 2020, para pemain Timnas Indonesia U-19 telah menunjukkan peningkatan. Karena itu, PSSI juga tidak ingin ketika kembali di Indonesia tidak ada kompetisi para pemain malah justru mengalami penurunan.

“Kami akan kesulitan mempertahankan ritme pemain. Padahal kita ada Piala AFC U-19 dan Piala Dunia U-20,” ungkap Iriawan, dalam diskusi virtual tentang persiapan Piala Dunia U-20 2021, Selasa (27/10/2020).

Baca juga Demi Timnas Indonesia U-19, PSSI Minta Liga 1 2020 Diizinkan Digulirkan Kembali

“Tentunya untuk mencapai prestasi di Piala Dunia yang ditargetkan lolos ke babak penyisihan perlu untuk kembali menggulirkan kompetisi,” tambahnya.

“Mengapa sangat perlu kompetisi? Karena mereka bisa bersaing dengan 3-4 pemain asing. Itu untuk meningkatkan performa pemain. Dengan kompetisi juga pemain senior bermain, ia bisa belajar, menambah pengalaman,” lanjutnya.

Timnas Indonesia U-19

Selain itu, melalui kompetisi, pelatih Timnas Indonesia U-19 yakni Shin Tae-yong juga memiliki kesempatan untuk mencari talenta-talenta muda lainnya untuk masuk ke dalam skuad. Seban untuk saat ini, skuad yang ada belum benar-benar pasti akan membela Timnas Indonesia U-19.

“Di kompetisi, pelatih juga bisa melihat jika ada talenta lainnya yang dirasa layak untuk masuk Timnas Indonesia U-19. Jadi kami memiliki banyak pilihan/ Tensi pertandingan di TC juga berbeda kalau di kompetisi,” sambungnya.

Karena itu, PSSI berharap kompetisi sepakbola di Indonesia yakni Liga 1 dan Liga 2 dapat digulirkan kembali pada awal November 2020. Iriawan berjanji bahwa protokol kesehatan akan diterapkan dengan ketat ketika kompetisi bisa berjalan lagi.

“Saya berharap pemerintah kepolisian bisa memberikan izin kepada kami agar kompetisi bergulir, semua protokol akan kami jaga,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini