Marco Rose Ingin Monchengladbach Hukum Setiap Kesalahan Real Madrid

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 02:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 261 2300014 marco-rose-ingin-monchengladbach-hukum-setiap-kesalahan-real-madrid-O1jegBcZdI.jpg Marco Rose mengawasi anak asuhnya berlatih (Foto: Twitter/@borussia_en)

MONCHENGLADBACH – Ujian berat menanti Borussia Monchengladbach saat menjamu Real Madrid pada matchday kedua Grup B Liga Champions 2020-2021, Selasa (27/10/2020) malam WIB. Pelatih Die Fohlen, Marco Rose, sudah tidak sabar untuk membawa anak asuhnya berlaga.

Kedua kesebelasan akan saling adu di Stadion Borussia Park untuk mencari kemenangan. Sebab, pada matchday satu, Borussia Monchengladbach dan Real Madrid sama-sama gagal meraih angka penuh. Los Blancos bahkan menelan malu usai ditumbangkan Shakhtar Donetsk 2-3 di kandang sendiri.

Sementara itu, Borussia Monchengladbach hanya mampu memetik satu angka dari kandang Inter Milan dengan skor 2-2. Sebetulnya, Marcus Thuram dan kawan-kawan hampir menang andai Romelu Lukaku tidak menyamakan skor di menit akhir laga.

Baca juga: Jadwal Liga Champions Pekan Ini, Ada Juventus vs Barcelona

Borussia Monchengladbach diimbangi Inter Milan (Foto: Twitter/@borussia_en)

Jelang pertandingan, Marco Rose berharap lawan akan kembali menjalani hari yang buruk. Ia mengimbau kepada anak asuhnya untuk siap menghukum setiap kesalahan yang nanti dilakukan Real Madrid. Pun begitu, Monchengladbach bakal mengejutkan lawan.

“Tentu saja terasa spesial untuk bermain melawan Real Madrid. Kami sudah tidak sabar untuk menghadapi kesebelasan kelas dunia seperti mereka. Madrid diperkuat pesepakbola terbaik dan memainkan standar yang sangat tinggi, tetapi mereka juga pasti punya hari buruk,” ucap Marco Rose, dikutip dari situs resmi klub, Selasa (27/10/2020).

“Kami harus berani mengambil keuntungan dari kesalahan-kesalahan sekecil apa pun yang mereka buat. Jika kami berani keluar dan menyerang, saya pikir kami akan mengejutkan mereka,” sambung arsitek tim berkebangsaan Jerman itu.

Kendati bukan kesebelasan papan atas di Liga Jerman, Borussia Monchengladbach tidak boleh dianggap remeh. Real Madrid sendiri punya riwayat buruk saat terakhir kali bertandang ke Borussia Park. Los Merengues dihajar dengan skor telak 5-1 pada babak 16 besar Piala EUFA (sekarang Liga Eropa) 1985-1986.

Marco Rose tentu sadar betul dengan catatan tersebut. Namun, ia yakin riwayat pertemuan tidak akan membantu timnya saat menghadapi Real Madrid. Apalagi, dari empat pertemuan, kedua kesebelasan cukup imbang dengan 1 kali menang dan dua seri.

“Sejarah dan tradisi selalu menjadi bagian dari Borussia, tetapi itu tidak akan membantu kami. Kami harus menangani masa sekarang, bukan hidup di masa lalu,” tegas Marco Rose.

“Real Madrid memiliki barisan pemain top yang sangat berbakat. Jadi, laga ini akan menjadi ujian yang berat buat kami,” tutup pelatih berusia 44 tahun itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini