Kelanjutan Liga 1 2020 Tak Jelas, Pemain Persija Diminta Latihan Mandiri

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2020 22:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 49 2299983 kelanjutan-liga-1-2020-tak-jelas-pemain-persija-diminta-latihan-mandiri-yt4JCwqX9w.jpg Otavio Dutra dan Marc Klok. (Foto/Persija Jakarta)

JAKARTA – Skuad Persija Jakarta diminta untuk latihan mandiri selama kelanjutan Liga 1 2020 belum jelas. Pemain tim berjuluk Macan Kemayoran akan latihan mandiri di rumah mulai Senin, (26/10/2020).

Liga 1 sebelumnya sudah melakoni tiga pertandingan, namun dihentikan pada pertengahan Maret 2020 silam karena awal pandemi virus corona. Liga rencananya dilanjutkan pada 1 Oktober 2020 lalu, akan tetapi tidak dapat dilakukan.

Foto/Persija Jakarta

Kelanjutan Liga 1 2020 ditunda karena Kepolisian tidak memberikan izin keramaian di semua tingkatan karena kasus covid-19 masih tinggi. Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) menyatakan akan melanjutkan kompetisi pada November mendatang.

Baca juga: Bambang Pamungkas Paling Boros Menghabiskan Jersey Persija Jakarta

Jika tidak mendapat izin pada November, PSSI akan melanjutkan Liga 1 pada Desember dengan merubah jadwal pertandingan. Seandainya tidak juga mendapat izin dari Polri, PSSI melaksanakan liga pada Januari 2021 dengan sistem dua wilayah.

Dengan situasi tersebut, manajemen Persija mengubah strategi latihan bagi seluruh pemain dengan memina tim Persija diminta untuk latihan mandiri. Keputusan diambil mempertimbangkan belum adanya kepastian jadwal dari PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator Liga 1 2020.

“Hasil diskusi dengan tim pelatih, maka latihan mandiri selama empat hari ke depan adalah hal yang paling cocok dilakukan saat ini. Program latihan ini juga telah Persija lakukan saat PSBB diberlakukan di Jakarta beberapa bulan lalu,” tutur Manaje Persija, Bambang Pamungkas.

“Namun tim dipastikan akan segera berkumpul andai ada perkembangan positif terkait status lanjutan liga,” tambahnya.

“Program latihan mandiri tersebut melibatkan pelatih kepala, pelatih fisik, pelatih kiper hingga dokter dari sisi kesehatan. Tidak ada kekhawatiran atas kembali ditundanya latihan bersama, karena sejauh ini para pemain telah menunjukkan profesionalismenya,” pungkas Bambang Pamungkas.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini