Lebih lanjut, Marco Rose menyayangkan kurangnya pengalaman anak asuhnya berlaga di Liga Champions. Apalagi, Ramy Bensebaini dan kawan-kawan terlihat terlalu menaruh rasa hormat kepada Inter Milan sehingga gagal membawa pulang kemenangan yang sudah di depan mata.
“Kami tidak mengembangkan permainan seperti yang kami inginkan, tetapi secara umum, kami mengkreasi cukup banyak peluang mencetak gol,” papar Marco Rose.
“Anda bisa melihat, kami kurang berpengalaman tampil di kompetisi ini. Kami tidak bisa mengeksekusi apa yang sudah disiapkan karena tidak banyak menghabiskan waktu di kotak penalti lawan,” imbuh pria kelahiran Leipzig itu.
Beruntung bagi Borussia Monchengladbach, hasil imbang itu membuat peluang mereka di grup B masih terbuka lebar. Sebab, Real Madrid yang merupakan unggulan bersama Inter Milan, justru tumbang di kandang sendiri oleh Shakhtar Donetsk.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)