Program Timnas Indonesia U-19 Berpotensi Mandek jika Liga 1 dan Liga 2 2020 Tak Bergulir

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 49 2297104 program-timnas-indonesia-u-19-berpotensi-mandek-jika-liga-1-dan-liga-2-2020-tak-bergulir-259I9uVDlF.jpg Timnas Indonesia U-19. (Foto/PSSI)

JAKARTA – Program pelatihan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 berpotensi mandek seandainya Liga 1 dan Liga 2 tidak juga dilanjutkan. Pasalnya, sejumlah pemain Timnas U-19 merumput bersama klub yang berlaga di dua kompetisi tersebut.

Liga 1 2020 yang baru memainkan tiga pertandingan, terhenti pada pertengahan Maret 2020 karena awal pandemi virus corona. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia(PSSI) kemudian menjadwalkan Liga 1 dan Liga 2 dilanjutkan pada 1 Oktober 2020.

Foto/PSSI

Namun, kedua kompetisi terpaksa ditunda. Kepolisian tidak memberikan izin keramaian di semua tingkatan karena kasus virus corona masih tinggi serta berbarengan dengan jadwal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di beberapa wilayah.

Baca juga: Profil Kelana Noah Mahesa, Pemain Timnas Indonesia U-19 Keturunan Jerman

PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB), operator Liga 1 dan 2 serta sejumlah klub peserta liga melakukan rapat. Mereka menyepakati kompetisi untuk dilanjutkan pada November mendatang. Hanya saja, sejauh ini Polri masih belum memberikan izin atas kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020.

PSSI memiliki tiga skema untuk menaljutkan Liga 1. Pertama, tetap sesuai jadwal pada November mendatang. Kedua, liga akan mulai pada Desember 2020 dengan perubahan jadwal.

Ketiga, Liga 1 akan bergulir pada Januari 2021. Namun, sistem Liga 1 2020 akan menggunakan skema dua wilayah.

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan menjelaskan pihaknya sangat menginginkan Liga dan Liga 2 bergulir. Menurut dia, ketiadaan kompetisi akan menghilangkan program pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, yang dipersiapkan untuk menghadapi Piala Dunia U-20 2020 di Indonesia.

“Kita berharap kembali bergulir, baik kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Kompetisi sangat penting bagi kita. Khawatir tidak ada kompetisi akan ada yang hilang dari program Shin Tae-yong," kata Iriawan saat jumpa pers virtual usai melakukan rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo pada Selasa 20 Oktober 2020.

Foto/PSSI

Timnas Indonesia U-19 sejak September 2020 sedang melakukan pemusatan latihan atau training center (TC) di Korasia. Skuad Garuda Muda dijadwalkan akan kembali ke Tanah Air pada akhir Oktober mendatang.

"Karena setelah kembali dari TC, mereka akan bergabung dengan klubnya, untuk bisa berkompetisi baik di Liga 1 maupun Liga 2, demikian siklus yang ada. Mudah-mudahan ini menjadi perhatian agar Liga 1 maupun Liga 2 bisa bergulir," harap Iriawan.

"Shin Tae-yong memiliki program check in dan check out. Jika pemain Timnas Indonesia U-19 tidak melakukan pemusatan latihan, Shin Tae-yong ingin pemain bisa berkompetisi. Maka itu, kami berharap kompetisi bisa bejalan," tandas eks Kapolda Metro Jaya tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini