Ronald Koeman Tak Terima Gerard Pique Dikartu Merah

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 08:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 261 2296987 ronald-koeman-tak-terima-gerard-pique-dikartu-merah-TveH9f9Ima.jpg Gerard Pique vs Ferencvaros (Foto: Media Barcelona)

BARCELONA – Barcelona menang besar dengan skor 5-1 saat menghadapi Ferencvaros dalam matchday pertama babak penyisihan grup Liga Champions 2020-2021. Akan tetapi, kemenangan tersebut harus ternoda lantaran Gerard Pique mendapatkan kartu merah.

Dalam pertandingan yang berlangsung Rabu (21/10/2020) dini hari WIB di Camp Nou tersebut, Barca sejatinya tampil mendominasi. Di babak pertama, Lionel Messi dan kawan-kawan sudah unggul dengan skor 2-0.

Performa apik Barca pun berlanjut ke babak kedua. Mereka menambah satu gol lagi lewat Philippe Coutinho di menit ke-52. Hingga kemudian pada menit ke-68 Pique menjatuhkan Tokmac Nguen di kotak terlarang.

Baca juga: Kalah dari Man United di Kandang, Bek PSG: Ini Memalukan!

Barcelona

Dalam tayangan ulang, Pique nampak menarik baju Nguen sebelum menjatuhkan pemain berpaspor Kenya tersebut. Wasit pun langsung menghukum Pique dengan memberikan kartu merah langsung.

Menurut Pelatih Barca, Ronald Koeman, hukuman yang diberikan wasit kepada Pique tersebut sangat berlebihan. Koeman tidak memungkiri bahwa Pique memang melakukan pelanggaran, namun ia merasa seharusnya pemainnya tersebut diganjar kartu kuning.

“Kartu merah yang kami terima telah membuat kami sedikit lebih rumit. Tetapi, saya pikir kami terbiasa bermain dengan lebih sedikit dan kami melakukannya dengan baik," jelas Koeman, seperti dikutip dari Marca, Rabu (21/10/2020).

"Itu hukuman yang terlalu keras. Itu seharusnya penalti dan kartu kuning. Saya tidak mengerti mengapa (wasit) memberikan kartu merah. Namun, Anda harus menerimanya dan maju terus," ujarnya.

Terlepas dari kartu merah tersebut, ada hal lain yang membuat Koeman kurang puas dengan performa Blaugrana semalam. Pasalnya, Barca terkadang bermain terlalu lambat.

Ronald Koeman

"Saya senang, tetapi satu-satunya hal yang membuat saya tidak senang adalah terkadang kami melambat selama pertandingan,” aku mantan pelatih Timnas Belanda tersebut.

“Jika tim berhasil meningkatkan kecepatan, kami sangat bagus. Anda harus bermain dengan banyak intensitas dan banyak ritme dengan bola," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini