Jelang Ajax vs Liverpool, Klopp Terpukul dengan Absennya Van Dijk

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 03:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 261 2296931 jelang-ajax-vs-livrerpool-klopp-terpukul-dengan-absennya-van-dijk-yYt9fn5Syv.jpg Jurgen Klopp (Foto: Laman resmi UEFA)

AMSTERDAM – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, tak menyangkal bahwa ia terpukul dengan absennya Virgil van Dijk di laga pembuka Grup D Liga Champions 2020-2021 melawan Ajax Amsterdam. Ia mengaku tidak senang karena pemainnya tersebut mengalami cedera usai Derby Merseyside kontra Everton.

Klopp terlihat marah karena imbas dari laga kontra Everton, Van Dijk mengalami cedera yang tidak diterima. Pemain berpaspor Belanda itu akan absen selama berbulan-bulan menyusul insiden yang menimpa Van Dijk dengan Jordan Pickford.

Everton vs Liverpool

Akibat insiden tersebut, Van Dijk mengalami cedera ligament anterior di lutut kanan. Jelas ini menjadi suatu kerugian karena Liverpool akan menghadapi lawan kuat sepeti Ajax di Cruijff ArenA, Kamis 22 Oktober 2020 dini hari WIB.

“Yang bisa kami semua lakukan adalah mencoba mengubah hal-hal semacam ini. Ini sangat sulit bagi kami,” ungkap Klopp, mengutip dari Goal, Rabu (21/10/2020).

Baca juga Jumpa Liverpool, Pelatih Ajax: Ini adalah Tantangan Besar

“Virg adalah pemain kami, dan itu tidak ada hubungannya dengan kualitas Virgil. Ya, dia adalah pemain kelas dunia dan kami akan merindukannya, tetapi kami juga merindukan Oxlade,” tambahnya.

Namun begitu, Van Dijk bukan satu-satunya orang yang akan absen di laga tersebut. Liverpool akan kembali kehilangan Thiago Alcantara yang juga mengalami cedera dampak dari derby Merseyside kontra Everton.

Thiago sendiri tak kuasa menahan sakit saat berhadap dengan penyerang Everton yakni Richarlison. Akibat kondisi tersebut, mantan pemain Bayern Munich itu tidak melakukan perjalanan ke Amsterdam untuk laga pembuka Liga Champions 2020-2021.

“Cedera terjadi dalam sepak bola, dan sangat sering terjadi dalam tantangan, tetapi sangat sering kedua pemain mencoba memainkan bola, dan tidak demikian halnya dengan dua tantangan ini. Itu membuatnya berbeda dan membuatnya sangat sulit untuk diambil,” lanjutnya.

“Empat tahun terakhir, kami adalah pemimpin tabel Fair Play. Anda tidak mendapatkan apa-apa untuk itu, bahkan paling sering orang membuat lelucon tentang hal itu dan berkata ‘ya tetapi Anda tidak ada di meja yang sebenarnya’,” sambungnya.

Liverpool sendiri berada di grup yang cukup kuat setelah bergabung dengan Ajax, Atalanta, dan Midtjylland. Selain, Ajax, Atalanta sendiri akan menjadi tantangan tersendiri untuk Liverpool di Grup D Liga Champions 2020-2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini