Menurut Luis Suarez, hal itu menunjukkan klub saat ini hanya mementingkan sisi bisnis. Menurutnya, warisan sejarah yang ditinggalkan mendiang Angelo Morratti dihapus begitu saja. Sebab, pemilik baru ini tidak mengerti soal kultur sepakbola.
“Orang-orang ini membeli klub bukan untuk membuatnya jadi hebat lagi, tetapi hanya untuk berbisnis. Mereka tidak tertarik dalam hal lain,” ujar Luis Suarez, dikutip dari Corriere dello Sport, Sabtu (17/10/2020).
“Mereka bahkan mengganti nama pusat olahraga menjadi Suning dan nama Moratti tidak lagi terlihat. Mereka yang datang sebelum orang-orang sekarang ini juga menginginkan hal yang sama. Mereka tidak memiliki kultur sepakbola. Mereka tidak tahu sepakbola, hanya uang,” imbuh pria berusia 85 tahun itu.
Sekadar informasi, Luis Suarez adalah mantan pemain Inter Milan pada era 1961-1970. Setelah gantung sepatu, pria asal Spanyol itu masuk ke dalam jajaran manajemen di bawah kendali Presiden Massimo Moratti, anak dari Angelo Moratti.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.