5 Calon Pengganti Josep Guardiola di Manchester City

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 16 Oktober 2020 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 51 2294578 5-calon-pengganti-josep-guardiola-di-manchester-city-jCQD2f1ZS2.JPG Mauricio Pochettino. (Foto/Tottenham Hotspur)

PEP Guardiola tiba di Manchester City menggantikan Manuel Pellegrini pada 2016 silam. Alasan kedatangan pria asal Spanyol ke Stadion Etihad untuk membawa Man City mengangkat Piala Champions

Guardiola memang punya rekor apik ketika menangani Barcelona. Dia membawa eks klubnya menjadi juara Liga Champions sebanyak dua kali.

Foto/Man City

Namun, ketika mengasuh Man City, racikannya tak pernah manjur. The Citizens selalu kandas di Liga Champions, mereka disingkirkan tim-tim seperti AS Monaco, Tottenham Hotspur, dan, Olympique Lyon pada Liga Champions musim lalu.

Dengan kegagalan yang seakan tanpa ujung, karier Guardiola di Man City dilaporkan segera berakhir. Pemilik The Citizens dikabarkan sudah tidak sabar ingin memenangkan gelar Liga Champions, sementara dana yang diberikan pada Guardiola untuk membeli pemain tembus 500 juta pounds.

Oleh karena itu, laporan menyebutkan kursi pelatih Man City tak akan lagi ditangani Guardiola. Berikut lima pelatih potensial yang bisa mengganti Guardiola menyadur Sportskeeda:

5. Erik ten Hag – Ajax Amsterdam

Erik ten Hag pernah bekerja sama dengan Guardiola sebelumnya. Dia pernah melatih tim B Bayern Munich selama hampir dua tahun.

Foto/UEFA

Nam Ten Hag menonjol ketika dia membawa Ajax ke semifinal Liga Champions pada musim 2018-2019. Yang lebih mengesankan, timnya menyingkirkan klub-klub seperti Juventus dan Real Madrid.

Baca juga: 5 Rekor yang Dapat Dipecahkan Lionel Messi di Musim 2020-2021

Rekor Ten Hag dengan Ajax juga tak kalah cemerlang. Dia melatih Ajax dengan total 120 pertandingan, di mana ia mencatatkan 87 kemenangan, 18 kekalahan, dan 15 seri, dan mencetak 325 gol.

4. Mikel Arteta - Arsenal

Pelatih asal Spanyol itu baru saja memulai karier kepelatihannya bersama Arsenal pada 2019 lalu. Meski begitu prospek masa depan Arteta boleh tidak diragukan.

Foto/Arsenal

Mantan gelandang The Gunners tersebut merupakan staf pelatih Guardiola di Man City pada 2016-2019. Arteta kemudian meninggalkan Man City untuk mengasuh Arsenal, setelah pemecatan Unai Emery.

Di bawah Arteta, Arsenal memenangkan Piala FA 2019-2020 dan Community Shield. Catatan apiknya, adalah ketika Arsenal mengalahkan Man City di semifinal Piala FA 2019-2020 dan menang atas Chelsea di final.

3. Julian Nagelsmann - RB Leipzig

Banyak yang mengharapkan Julian Nagelsmann akan melatih Bayern Munich setelah dia pergi dari TSG Hoffenheim. Namun dia mengambil pekerjaan di RB Leipzig.

Foto/RB Leipzig

Sejauh ini pelatih berusia 33 tahun ini melakukan pekerjaan yang fenomenal di Red Bull Arena. Dia baru-baru ini mencapai tonggak sejarah dengan pelatih termuda yang berhasil membawa klubnya ke semifinal Liga Champions.

Leipzig pada Liga Champions musim lalu mengandaskan Atletico Madrid, sebelum dikalahkan Paris Saint-Germain (PSG) di semifinal.

Dia juga memiliki rekor mengesankan dengan meraih 29 kemenangan, 15 imbang, dan hanya tujuh kekalahan, serta timnya berhasil mencetak 118 gol saat menjalani kampanye debutnya sebagai pelatih Leipzig pada 2019.

2. Mauricio Pochettino - Eks Pelatih Tottenham Hotspur

Pochettino bisa dikatakan salah satu dari tiga pelatih terbaik dunia yang tidak memiliki. Pochettino selama melatih Tottenham Hotspur berhasil mengangkat spurs dari klub spesialis papan tengah klasemen menjadi klub papan atas.

Foto/Tottenham Hotspur

Pochettino mendapat warisan skuad yang tua dan lemah, namun dia membangun timnya dengan para pemain muda dan berpengalaman seperti Harry Kane, Dele Alli, hingga Toby Alderweireld

Spurs memainkan sepakbola yang brilian dan nyaris memenangkan Liga Champions pertama mereka pada musim 2018-2019. Namun, mereka dikalahkan oleh Liverpool asuhan Jurgen Klopp di final.

Hanya dalam kurang dari 400 pertandingan dengan klub London Utara, Pochettino mencatat 160 kemenangan, 60 imbang, dan 73 kekalahan.

1. Massimiliano Allegri – Eks Pelatih Juventus, AC Milan

Mungkin tidak ada pelatih yang tanpa klub yang bisa menyamai prestasi Allegri. Pelatih asal Italia ini, sebelumnya melatih Juventus dan AC Milan. Dia meraih empat gelar Liga Italia secara berturut-turut dan mencapai dua kali final Liga Champions dalam tiga tahun, meskipun sayangnya kalah dari Barcelona dan Real Madrid.

Foto/Juventus

Allegri menekankan pada organisasi dan struktur timnya. Boleh dikatakan dia adalah pelatih paling defensif di dunia karena saat mengasuh Juventus, timnya rata-rata mencetak 1,93 gol per pertandingan di lebih dari 270 pertandingan.

Allegri mencatat 191 kemenangan, 41 seri, dan 39 kekalahan dengan kebobolan 208 gol dalam 271 pertandingan serta mencetak 524 gol di semua kompetisi saat mengasuh Juventus.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini