Penyebab Manchester United Belum Kunjung Pecat Solskjaer

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 45 2293588 penyebab-manchester-united-belum-kunjung-pecat-solskjaer-GfhphxQqbE.jpg Ole Gunnar Solskjaer tak kunjung dipecat Man United. (Foto: Twitter/@ManUtd)

MANCHESTER – Jurnalis olahraga asal Inggris, Duncan Castles, mengungkap penyebab kenapa Ole Gunnar Solskjaer tak kunjung dipecat Manchester United. Padahal, selama hampir dua tahun mengabdi Old Trafford, Solskjaer belum juga memberikan trofi bagi publik Old Trafford.

Usut punya usut, Solskjaer aman di kursi pelatih Man United karena juru taktik asal Norwegia itu tidak banyak menuntut, terutama di bursa transfer. Benar, pada bursa transfer musim panas 2020 Solskjaer meminta sejumlah pemain kepada manajemen Man United.

Sophia Thomalla

(Solskjaer tak kunjung dipecat Man United)

Sebut saja Jadon Sancho (Borussia Dortmund), Jack Grealish (Aston Villa) hingga Dayot Upamecano (RB Leipzig). Namun, tak ada satu pun dari mereka yang didatangkan ahli transfer Man United, Ed Woodward.

Meski gagal total di pasar transfer, Solskjaer tidak pernah mengutarakan kekecewaannya kepada keluarga Glazer selaku klub pemilik Man United, maupun kepada media. Ditambah lagi, gaji Solskjaer tidak sebesar pelatih-pelatih di tim mapan lainnya.

Saat ini gaji Solskjaer berada di angka 7,5 juta pounds atau sekira Rp142,5 miliar per tahun. Gaji itu kalah 50 persen dari pendapatan Jose Mourinho saat menjabat pelatih Man United dari 2016 hingga 2018.

BACA JUGA: Bruno Fernandes Minta Man United Pecat Solskjaer

Saat itu, Mourinho digaji Man United 15 juta pounds atau setara Rp284,8 milar per tahun. Karena itulah, Solskjaer masih duduk nyaman di kursi pelatih Man United saat ini.

“Keluarga Glazer menyukai Solskjaer karena merupakan sosok yang bertanggung jawab. Ditambah lagi, Solskjaer bukan sosok yang konfrontatif,” kata Castles mengutip dari The Sun, Rabu (14/10/2020).

Jadon Sancho

(Jadon Sancho salah satu pemain incaran Solskjaer)

“Solskjaer diberi kesempatan di bursa transfer musim panas untuk memperbaiki kekurangan yang ada di timnya. Namun, ia tidak marah ketika pemain incarannya gagal didatangkan,” lanjut Castles.

“Ditambah lagi Solskjaer murah dalam hal gaji. Solskjaer juga berstatus legenda klub dan tidak ditargetkan meraih trofi dalam jangka pendek,” lanjut Castles.

Lantas, sampai kapan manajemen Man United memberikan kepercayaan kepada Solskjaer? Dalam dua minggu ke depan Man United akan menghadapi lawan-lawan berat seperti PSG, Chelsea, RB Leipzig dan Arsenal. Jika Man United mendapatkan hasil buruk di salah satu laga tersebut, Solskjaer diprediksi terpental dari jabatan pelatih Setan Merah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini