Cerita McKennie Dipanggil Texas Boy oleh Cristiano Ronaldo

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 09 Oktober 2020 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 09 47 2290954 cerita-mckennie-dipanggil-texas-boy-oleh-cristiano-ronaldo-LAaJyas5ol.jpg Weston McKennie memeluk Cristiano Ronaldo (Foto: Juventus)

TURIN – Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, acap dipersepsikan sebagai seorang yang sombong. Namun, anggapan itu selalu dibantah oleh rekan-rekan setim atau mereka yang pernah bermain bersama. Gelandang anyar Juventus, Weston McKennie, ikut merasakan keramahan seorang CR7.

Pemain berpaspor Amerika Serikat (AS) itu datang ke Juventus dari Schalke 04 pada musim panas 2020. Datang ke tempat baru tentu merupakan tantangan tersendiri bagi Weston McKennie. Beruntung, rekan-rekan setim menyambut kehadirannya dengan baik.

Bermain bagi Juventus berarti berada satu skuad yang sama dengan Cristiano Ronaldo. Weston McKennie mengakui, dirinya kagum dan sedikit kikuk saat bertemu superstar asal Portugal itu untuk pertama kalinya.

Baca juga: Gabung Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Langgar Aturan Isolasi

Weston McKennie bergabung dengan Juventus

Pemain berusia 22 tahun itu merasa sangat terhormat dapat bermain bersama dengan Cristiano Ronaldo. Menurutnya, pemain berusia 35 tahun itu adalah sosok yang ramah dan hangat. Keduanya bahkan sering bercanda di ruang ganti.

“Sebuah kehormatan tersendiri bisa bermain bersama dengan Cristiano Ronaldo. Saya masih ingat pertama kali bertemunya. Saya sedang berjalan di koridor dan berkata kepada diri sendiri untuk tenang,” ujar Weston McKennie, dikutip dari Football Italia, Jumat (9/10/2020).

“Dia adalah manusia yang apa adanya. Dia selalu ingin menang dan punya mental yang hebat. Kami selalu bercanda bersama. Dia memanggil saya Texas Boy!” imbuh pemain kelahiran negara bagian Texas itu.

Anggapan angkuh yang disematkan kepada Cristiano Ronaldo dibantah keras oleh Weston McKennie. Menurut pemain bernomor punggung 14 itu, Ronaldo adalah sosok yang rendah hati. Padahal, dengan semua pencapaiannya, amat mudah untuk menyombongkan diri.

“Untuk seorang pemain yang punya sederet penghargaan dalam kariernya, dia bisa jadi orang yang angkuh. Namun, dia sangat terbuka dan hangat. Dia selalu membawa semua pemain ke dalam permainannya tanpa memandang usia Anda,” lanjut Weston McKennie.

Terkait pengalamannya bermain di klub sebesar Juventus, McKennie mengakui Bianconeri adalah sebuah kesebelasan yang ada di level berbeda. Ia sempat tidak percaya bisa merumput dengan rekan-rekan setim yang biasanya hanya dilihat di gim.

“Benar-benar membuat saya terkejut. Masuk ke ruang ganti dan melihat pemain-pemain yang biasa dilihat di gim, membuat saya terkesima. Saya pasti bisa belajar banyak dari mereka,” tutup McKennie.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini