Gagal Lawan Juventus, Napoli Dituding Tak Terapkan Protokol dengan Baik

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 07 Oktober 2020 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 47 2289613 gagal-lawan-juventus-napoli-dituding-tak-terapkan-protokol-dengan-baik-HVfAKjChOW.jpg Pemain Napoli melakukan selebrasi (Foto: Instagram Napoli)

TURIN – Pertandingan giornata ketiga Liga Italia 2020-2021 yang mempertemukan Juventus dengan Napoli pada Senin 5 Oktober dini hari WIB batal dihelat. Penyebabnya karena Napoli dilarang melakukan perjalanan ke Turin untuk melakoni pertandingan tersebut.

Kasus ini bermula setelah Napoli melakoni pertandingan melawan Genoa di giornata kedua. Pada saat melakukan swab test, didapati dua pemain Napoli, Piotr Zielinski dan Eljif Elmas, positif mengidap Virus Corona (Covid-19).

Akibat hal ini, ASL di Kota Napoli pun melarang seluruh penggawa I Partenope –julukan Napoli- melakukan perjalanan ke Turin untuk melakoni pertandingan kontra Juventus. Terlebih karena perjalanan ke Turin harus dilakukan menggunakan pesawat.

Baca juga: Milan Hadapi Inter Usai Jeda Internasional, Romagnoli Mungkin Akan Tampil

Napoli

Selain itu, para penggawa Napoli lainnya diminta untuk melakukan karantina mandiri. Maka dari itu, pihak klub meminta kepada badan Liga Italia untuk menunda pertandingan melawan Juventus.

Kendati demikian, permintaan dari Napoli tersebut tidak digubris. Sebab, hanya dua pemain Napoli yang positif. Seharusnya, kondisi tersebut tetap memungkinkan petandingan untuk digelar. Beda kasusnya dengan Genoa yang sebanyak 17 pemainnya positif, sehingga laga tak bisa dimainkan.

Pihak Liga Italia sendiri sebenarnya mengizinkan bagi Napoli bertandang ke Turin. Maka dari itu, pihak Juventus tak mau menuruti permintaan Napoli untuk menunda pertandingan karena mereka beranggapan laga seharusnya bisa digelar.

Namun, pelarangan perjalanan tersebut dikeluarkan oleh pihak ASL Napoli yang ikut campur. Menurut ASL Turin, ASL Napoli melakukan pelarangan tersebut lantaran I Partenopei tidak menerapkan protokol dengan baik.

“Juventus dan Torino menerapkan protokol COVID FIGC dan Kementerian Kesehatan ke dalam surat tersebut, jadi kami bahkan tidak pernah berpikir untuk melakukan intervensi dengan cara yang sama seperti yang dilakukan ASL Napoli," jelas Kepala ASL Turin, Dr. Roberto Testi, seperti dilansir dari Football Italia, Rabu (7/10/2020).

Lorenzo Insigne

“Ketika seorang pemain positif, kepala medis klub segera memberi tahu semua orang. Tim, seperti halnya urusan apa pun, mengurus atlet, sementara kami mengikuti elemen ekstra-sepakbola yang berpotensi tertular: istri, anak-anak, pengasuh bayi,” lanjut Testi.

"Adapun para pemain, yang kami lakukan di sana adalah melakukan tes terakhir untuk memastikan dia telah pulih. Saya hanya bisa membayangkan ASL di Napoli mengambil keputusan itu karena menilai Napoli belum menerapkan protokol COVID dengan baik,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini